Nabire, Papua Tengah Papedanews.com Wakil Bupati Nabire menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memerintahkan ataupun memberikan mandat khusus kepada wartawan dari media manapun untuk memantau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Nabire.
Penegasan ini disampaikan menyusul adanya informasi yang beredar terkait oknum yang diduga membawa-bawa nama Wakil Bupati Nabire dalam aktivitas pemantauan dapur MBG.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Bupati Nabire Haji Burhanuddin Pawennari, menilai tindakan tersebut tidak benar dan perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Sampai saat ini saya selaku Wakil Bupati Nabire tidak pernah memerintahkan ataupun memberikan kekhususan kepada salah satu wartawan dari media manapun untuk memantau dapur MBG di Kabupaten Nabire,” tegasnya.
Menurutnya, sejak program MBG mulai berjalan di Nabire hingga saat ini, dirinya memang berperan sebagai pembina program tersebut di tingkat kabupaten. Namun, ia menegaskan tidak pernah menunjuk atau menginstruksikan secara khusus individu tertentu untuk melakukan pemantauan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Meski demikian, Wakil Bupati Nabire Haji Burhanuddin Pawennari menegaskan bahwa para wartawan tetap memiliki kebebasan untuk melakukan peliputan maupun pemantauan terhadap program tersebut sebagai bagian dari fungsi pers.
Ia bahkan menilai peran media sangat penting dalam memastikan program pemerintah berjalan transparan dan sesuai aturan.
“Kalau teman-teman wartawan ingin memantau atau melihat langsung pelaksanaan MBG, silakan saja. Itu bagian dari tugas jurnalistik mereka dan tidak perlu menunggu perintah dari saya,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengawasan dari berbagai pihak justru dapat membantu pemerintah memastikan program MBG berjalan dengan baik.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan program nasional yang menjadi perhatian pemerintah pusat, khususnya Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, sehingga pelaksanaannya harus berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.
Karena itu, Wakil Bupati Nabire mengajak seluruh pihak, termasuk media, masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama mengawal jalannya program tersebut.
“Kita semua berhak memantau perjalanan program MBG di Kabupaten Nabire agar benar-benar berjalan sesuai aturan yang telah dikeluarkan oleh Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia,” katanya.
Ia juga kembali menegaskan bahwa tidak ada perintah khusus dari dirinya kepada individu maupun wartawan tertentu untuk memonitor dapur MBG di Nabire.
“Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak pernah menunjuk atau memerintahkan secara khusus seseorang untuk memantau dapur MBG,” pungkasnya.



























