PERANTAU TANPA SANAK SAUDARA MENINGGAL DI NABIRE, MAJAPAHIT BANTU PEMULASARAN DAN PEMAKAMAN

- Penulis

Minggu, 8 Maret 2026 - 05:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah Papedanews.com  Kembali terjadi peristiwa meninggalnya seorang perantau pendatang tanpa memiliki sanak saudara di Kabupaten Nabire. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Surabaya, Karang Mulia, pada Minggu (8/3/2026).

Jenazah pertama kali ditangani oleh pihak kepolisian dari Polres Nabire yang kemudian membawa jenazah ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Karena tidak ditemukan adanya keluarga maupun kerabat dari almarhum, pihak kepolisian kemudian menyerahkan penanganan jenazah kepada Kepala Suku MAJAPAHIT (Madura, Jawa, Pasundan, Papua Tengah Inovatif Toleran), Agus Suprayitno, S.Sos., M.H., untuk dilakukan proses pemulasaran.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan awak media, Agus Suprayitno menegaskan pentingnya perhatian terhadap keberadaan tanah makam khusus bagi warga perantau di Nabire.

“Peristiwa seperti ini kembali menjadi pengingat bahwa sangat penting bagi warga perantau memiliki tanah makam sendiri. Hal ini agar tidak terjadi kebingungan ketika ada saudara kita yang meninggal dunia namun tidak memiliki keluarga maupun tempat pemakaman yang jelas,” ujarnya.

 

Selanjutnya, Kepala Suku MAJAPAHIT bersama salah satu jajaran pengurus Kerukunan Sukoharjo Nabire, Juwanda, melakukan koordinasi dan memutuskan bahwa jenazah akan dimakamkan di Pekuburan Muslim Kampung Wadio / SP.3 Distrik Nabire Barat.

 

Agus Suprayitno juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu dalam proses pemulasaran hingga pemakaman jenazah.

Baca Juga:  Rumah Sakit Jiwa di Papua Tengah Harus Menjadi Prioritas Pembangunan Kesehatan

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kyai Imam Muchlasi Albuchori selaku Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Fikri sekaligus Mustasyar PCNU Nabire yang telah memimpin sholat jenazah di halaman Masjid Agung Al Falah. Terima kasih juga kepada Ibu Jumani, S.Pd. yang telah membantu menyiapkan perlengkapan jenazah. Kami juga berterima kasih kepada pihak Kepolisian dari Polres Nabire serta Pengurus Pekuburan Muslim Kampung Wadio yang kembali bersedia menerima jenazah perantau tanpa sanak keluarga di Nabire. Semua ini murni demi kemanusiaan dan kewajiban seorang muslim kepada muslim lainnya, karena kebetulan jenazah beragama Islam,” ujar Agus yang juga menjabat sebagai Ketua PCNU Kabupaten Nabire.

 

Proses pemakaman jenazah dipimpin langsung oleh KH. Mukromin Al Hafidz yang juga menjabat sebagai Rois Syuriah PCNU Kabupaten Nabire.

 

Sementara itu, Juwanda menegaskan bahwa organisasi MAJAPAHIT akan terus hadir secara nyata dalam membantu masyarakat, khususnya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

 

“MAJAPAHIT siap hadir untuk urusan sosial kemasyarakatan secara nyata membantu masyarakat. Tidak hanya retorika semata di media, tetapi MAJAPAHIT sudah membuktikan kehadirannya melalui berbagai aksi nyata di tengah masyarakat,” ujar Juwanda menutup wawancara dengan awak media.

Berita Terkait

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”
Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH
Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan
Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Isu Penutupan Aktivitas Dagang di Pantai Nabire adalah Hoaks
Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
Berita ini 243 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:58

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”

Jumat, 11 September 2026 - 13:57

Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 9 September 2026 - 03:57

Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH

Selasa, 8 September 2026 - 02:49

Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 10:21

Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Berita Terbaru