Vakum Kepemimpinan HIPMI Papua Tengah Dinilai Hambat Kemajuan Ekonomi Lokal

- Penulis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 08:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Intan Jaya, Papua Tengah papedanews.com  Proses Musyawarah Daerah (MUSDA) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Papua Tengah hingga kini masih terkendala akibat belum terbentuknya kepengurusan Badan Pengurus Daerah (BPD) atau karateker di wilayah tersebut. Kondisi ini menuai keprihatinan dari Laurensius Zonggonau, SH., M.IP, mantan pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kabupaten Intan Jaya dan panitia Musyawarah Cabang (MUSCAB) 8 Kabupaten yang dilantik pada 10 Februari 2025.

Zonggonau menegaskan bahwa ketiadaan kepemimpinan regional HIPMI Papua Tengah menghambat kolaborasi antara pengusaha muda lokal dengan pusat, padahal provinsi baru ini memiliki potensi ekonomi besar, seperti sektor pertambangan emas dan agroindustri .

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

*Akar Permasalahan dan Dampaknya*

1.Vakumnya Kepengurusan BPD HIPMI Papua Tengah

Sejak pemekaran Provinsi Papua Tengah, proses pembentukan BPD HIPMI sebagai karateker belum terlaksana. Padahal, MUSDA seharusnya menjadi forum penentuan kepemimpinan baru periode 2025-2028, sebagaimana telah dilakukan di Papua dan Papua Selatan .

 

2. Hambatan Program Strategis

Tanpa BPD, program seperti pelatihan kewirausahaan, pendampingan UMKM, dan akses pembiayaan terhambat. Padahal, HIPMI Pusat telah menargetkan penguatan ekonomi berbasis lokal, termasuk di Papua Tengah .

Baca Juga:  Ketua Umum KONI  Papua Tengah Turun Lantik pengurus Koni Puncak Definitif

 

3. Regenerasi Kepemimpinan OAP

Zonggonau menyesalkan hilangnya momentum untuk memastikan keterlibatan pengusaha muda asli Papua (OAP) dalam kepengurusan, yang sejalan dengan semangat otonomi daerah .

 

*Harapan dan Solusi*

Zonggonau mendorong percepatan pembentukan BPD HIPMI Papua Tengah dengan langkah:

– *Koordinasi dengan HIPMI Pusat*: Meminta intervensi BPP HIPMI untuk memfasilitasi MUSDA darurat, mengingat provinsi baru ini masih dalam masa transisi .

– *Sinergi Antar-Kabupaten*: Mengonsolidasikan tujuh BPC yang telah dilantik (Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya) sebagai basis kaderisasi .

– *Fokus pada Potensi Lokal*: Mengoptimalkan sektor unggulan seperti pertambangan dan agroindustri dengan dukungan pemerintah daerah .

 

*Penutup*

Vakumnya kepemimpinan HIPMI Papua Tengah menjadi ujian bagi konsolidasi pengusaha muda di wilayah pemekaran. Jika tidak segera diatasi, dikhawatirkan akan memperlebar ketertinggalan pembangunan ekonomi berbasis lokal.

 

Papedanews

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Berita ini 192 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru