Kapolres Nabire; mengedepankan pendekatan persuasif menghadapi aksi pencaker kode R

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 15:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah Papedanews.com Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K, memberikan keterangan resmi terkait aksi penyampaian aspirasi yang digelar masyarakat di depan Kantor BKPSDM Nabire, Senin (15/9). Aksi tersebut diikuti kurang lebih 150 orang sejak pukul 07.30 WIT pagi hingga sore hari.

Kapolres menjelaskan, aksi masyarakat yang menyoroti persoalan tenaga kerja dengan kode R tersebut masih berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Meski terdapat dinamika suara di lapangan, hal itu menurutnya merupakan bagian wajar dari penyampaian aspirasi.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka menyampaikan aspirasi dengan berbagai cara, tetapi masih dalam batas koridor. Situasi aman, tertib, dan dapat kami kendalikan bersama. Kami mengapresiasi saudara-saudara kita karena mendengarkan arahan sehingga aksi berlangsung tertib,” ujar Kapolres.

Polres Nabire sendiri menurunkan sekitar 150 personel untuk mengawal jalannya kegiatan. Namun demikian, sebagian personel juga dialihkan untuk penanganan insiden lalu lintas di wilayah Makimi.

Baca Juga:  Mesak magai Terpilih Nahkodai KONI Kabupaten Nabire ,Siap Memajukan Koni Di Tingkat Nasional Maupun Internasional

Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian tetap mengedepankan pendekatan persuasif dalam menghadapi aksi masyarakat. Diskresi kepolisian, katanya, diperlukan untuk membaca situasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami tidak serta-merta langsung mengedepankan prosedur hukum. Diskresi kepolisian tetap kita gunakan untuk melihat situasi. Yang terpenting, semua pihak bisa saling memahami dan menjaga ketertiban bersama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa masyarakat yang hadir memberikan tenggat waktu tiga sampai empat hari untuk mendengarkan hasil pembahasan aspirasi mereka. Ia berharap komunikasi tetap terjalin dengan baik agar menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi semua pihak.

“Meskipun mungkin ada rasa kecewa, yang penting tidak ada tindakan melanggar hukum. Harapan kami ke depan, penyampaian aspirasi dapat terus dilakukan secara baik dan pelayanan tetap berjalan normal,” pungkasnya.

 

 

Pantauan awak media Situasi hingga sore hari dilaporkan tetap aman dan terkendali.

Berita Terkait

Saat Tiket Jadi Barang Mewah, Warga Intan Jaya Bertanya: ASN Ada di Mana?
BPD Barisan Merah Putih, Gelar kegiatan Fun Run 6K , ini kata sekretaris BMP Ali Kabiay
Hari Lahir Pancasila, Perempuan Papua Tengah Perkuat Komitmen Menjaga Persatuan dalam Keberagaman
Kepala Suku Besar Dani Puncak Himbau Masyarakat Jaga Keamanan di Pasar Tradisional Ilaga
PEMBERIAN BANTUAN ALKON DARI PEMERINTAH PUSAT KEPADA TOWENGGEN MURIB, KEPALA SUKU DANI PUNCAK DI KAMPUNG LANI DISTRIK TELUK KIMI
Pleno XIX Dewan Adat se-Tanah Papua: Tegas Tolak PSN dan Pendekatan Militerisme di Tanah Papua
DI WAROPEN !! Gubernur Papua Terima Dokumen Perizinan Koperasi didat merah putih
Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 12:55

Saat Tiket Jadi Barang Mewah, Warga Intan Jaya Bertanya: ASN Ada di Mana?

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:15

BPD Barisan Merah Putih, Gelar kegiatan Fun Run 6K , ini kata sekretaris BMP Ali Kabiay

Senin, 1 Juni 2026 - 10:25

Hari Lahir Pancasila, Perempuan Papua Tengah Perkuat Komitmen Menjaga Persatuan dalam Keberagaman

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:38

Kepala Suku Besar Dani Puncak Himbau Masyarakat Jaga Keamanan di Pasar Tradisional Ilaga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:57

Pleno XIX Dewan Adat se-Tanah Papua: Tegas Tolak PSN dan Pendekatan Militerisme di Tanah Papua

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:31

DI WAROPEN !! Gubernur Papua Terima Dokumen Perizinan Koperasi didat merah putih

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Senin, 18 Mei 2026 - 18:59

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai

Berita Terbaru