Tiga Tahanan kasus kriminal berat di duga Kabur dari Lapas Kelas IIB Nabire

- Penulis

Kamis, 8 Mei 2025 - 10:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, papua tengah papedanews.com Tiga narapidana dilaporkan melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nabire pada Kamis dini hari, sekitar pukul 01.00 WIT. Ketiganya merupakan warga binaan yang tengah menjalani hukuman atas kasus-kasus pidana berat, termasuk pembunuhan dan kepemilikan senjata api ilegal.

Informasi awal yang dihimpun dari sumber internal menyebutkan, ketiga narapidana diduga melarikan diri dengan cara memanjat pagar Lapas dan meloloskan diri ke luar area lembaga pemasyarakatan. Hingga saat ini, ketiganya masih dalam pencarian aparat penegak hukum.

Adapun identitas ketiga narapidana yang kabur adalah sebagai berikut:

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

I.T (24 tahun): Terpidana kasus pembunuhan, dijatuhi hukuman enam tahun penjara, dengan masa berakhir pidana (eksipirasi) pada 17 Juli 2027.

S.T alias U.T (48 tahun): Terpidana kasus kepemilikan senjata api dan pembunuhan, dengan masa hukuman hingga 23 Februari 2044.

Baca Juga:  Wabup Nabire Tegaskan Tidak Pernah Perintahkan Wartawan Pantau Dapur MBG

Y.M alias Y. (27 tahun): Terpidana kasus pembunuhan, dengan masa hukuman berakhir pada 12 Desember 2032.

Pihak Lapas Kelas IIB Nabire hingga saat ini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kronologi detail pelarian tersebut maupun langkah-langkah evaluasi keamanan yang akan diterapkan.

Petugas keamanan dari Lapas bersama aparat kepolisian setempat terus melakukan upaya pencarian intensif terhadap ketiga narapidana. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta segera melaporkan kepada pihak berwajib jika mengetahui informasi yang berkaitan dengan keberadaan para pelaku.

Perkembangan lebih lanjut akan diinformasikan setelah adanya pernyataan resmi dari pihak terkait.

 

Papedanews

Berita Terkait

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”
Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH
Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan
Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Isu Penutupan Aktivitas Dagang di Pantai Nabire adalah Hoaks
Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
Berita ini 165 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:58

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”

Jumat, 11 September 2026 - 13:57

Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 9 September 2026 - 03:57

Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH

Selasa, 8 September 2026 - 02:49

Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 10:21

Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Berita Terbaru