Tahun Mendatang, Bupati Deiyai Utamakan Pengadaan Bibit Ternak Babi 5000 Ekor dan Pertanian Kopi

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025 - 05:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEIYAI -papua Tengah papedanews.com Menjawab program kerja sesuai Visi dan Misi disektor pengembangan perekonomian masyarakat kecil di Deiyai maka pemkab melalui Bupati Melkianus Mote akan mengutamakan program penanaman Kopi dan pengadaan bibit ternak babi.

Hal ini disampaikan dalam sambutannya saat menghadiri Perayaan Syukur 72 tahun misi Katolik di Debei Tigi Barat Kabupaten Deiyai, Minggu, 5 Oktober 2025.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“pelaksanaan program pembangunan daerah ke depan kami akan utamakan bagi mereka rang-orang kecil (daba, dobiyo, dan miya), “tuturnya.

 

Lanjutnya, Mote juga menuturkan bahwa bahwa pemerintah kabupaten tidak akan datangkan ternak babi dari luar Deiyai.

Baca Juga:  Ketua BK DPR Papua Tengah Apresiasi Langkah Bupati Paniai dan Bupati Deiyai Hadirkan BBM Melalui Jalur Udara

 

” Saya mau bilang bahwa pengadaan bibit babi kami akan utamakan hasil peliharaan warga Deiyai sendiri, kami tidak datangkan dari luar Deiyai. Pada kesempatan ini saya mau sampaikan bahwa masyarakat harus pelihara Babi. Jenis babinya, telinga kecil (Gapa daba Ekina) yang akan utamakan selain telinga besar (Gapaibo). Begitupun bibit pohon kopi, kami akan belanjakan yang di Deiyai maka saya berpesan untuk masyarakat mulai kerja untuk bikin bibit Kopi, “tuturnya.

 

Setelah usai sambutan, Bupati Mote menyerahkan bantuan dana hibah pembangunan gereja kepada Kombas Digibagata dan Paroki St. Yosep Wagomani Debey.

Berita Terkait

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”
Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik
Rp250 Juta Diduga Ditawarkan Satgas PKH, Ada Apa di KM 102 Sriwo?
Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire
Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi
Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:07

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:04

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:07

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:49

Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:00

Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16

Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:46

Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:29

Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire

Berita Terbaru