Sekretaris Umum pencaker 8 Kabupaten, Estralita Hawar: ” aspirasi kepolisian keamanan cukup baik Tertib tanpa kericuhan

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 11:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah Papedanews.com Aksi yang digelar pencaker ,perwakilan masyarakat dari delapan kabupaten di Papua berlangsung dengan aman dan kondusif. Hal itu disampaikan langsung oleh Estralita Hawar, Sekretaris Umum untuk delapan kabupaten, yang juga hadir dan memberikan keterangan terkait jalannya aksi.

Menurut Estralita, keberadaan aparat keamanan di lokasi sama sekali tidak mengganggu jalannya kegiatan. Bahkan, pihaknya mengaku mendapat respon positif serta koordinasi yang baik.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau untuk keamanan, sama sekali tidak ada yang mengganggu kami. Kami terima dengan baik, koordinasi juga berjalan lancar. Jadi tidak ada rasa kecewa atau terganggu,” ujarnya.

 

 

Estralita menilai pengamanan yang dilakukan aparat cukup baik sehingga kegiatan berjalan tertib tanpa kericuhan.

 

“Bagi saya pribadi, pengamanan ini lebih bagus. Aman, tidak ricuh. Jadi ketika polisi datang, kami juga tidak kaget. Itu sudah hal biasa, kami menerima dengan tenang,” jelasnya.

Baca Juga:  Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!

 

 

Meski begitu, ia juga menyampaikan rasa lelah dan pengorbanan yang dirasakan selama mengikuti aksi ini.

 

“Kalau mau bilang capek, memang saya sudah capek. Lelah, tahan lapar, tahan haus. Anak-anak saya tinggal di rumah, tidak sempat diperhatikan, hanya demi perjuangan ini,” tuturnya

 

 

Estralita berharap, apa yang menjadi aspirasi masyarakat dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait, khususnya Kepala BKPSDM, agar tidak terus berlarut-larut.

 

“Harapan kami ke depan, cobalah ambil kebijakan yang terbaik. Kami bukan datang mengemis di tanah orang, ini tanah kami sendiri. Kami tidak pergi ke Jawa untuk mencari makan, kami di Papua. Jadi tolonglah lihat kami, anak-anak Papua,” tegasnya.

Sebagai penutup, Estralita menegaskan bahwa perjuangan ini bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk masa depan masyarakat Papua secara keseluruhan.

Berita Terkait

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Gubernur Wakil Pempus di Daerah, ada Aturan Mainnya, Jangan Serang Meluluh.
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Berita ini 31 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:23

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:48

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05

Sebuah video Beredar ,Mengaku Bertanggung Jawab atas Penembakan pilot dan Pesawat.

Berita Terbaru