Sekretaris DPRK Nabire Enggan Berkomentar Soal Penggeledahan Kejari Terkait Kasus Korupsi Perjalanan Dinas 2023

- Penulis

Kamis, 10 Juli 2025 - 06:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nabire, Derek Kambuaya, S.H., terlihat menghindar saat dimintai keterangan oleh awak media terkait penggeledahan yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire pada kantornya.

Penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka penyelidikan dugaan kasus korupsi perjalanan dinas tahun anggaran 2023 yang melibatkan sejumlah pejabat dan staf di lingkungan Sekretariat DPRK Nabire.

Saat keluar dari ruang kerjanya pada Rabu siang, Derek Kambuaya yang dicegat wartawan memilih tidak memberikan komentar. “Nanti saja,” ujarnya singkat sambil berlalu menuju kendaraannya tanpa menjawab pertanyaan lanjutan dari wartawan

Pihak Kejari Nabire sendiri belum merilis keterangan resmi terkait hasil penggeledahan tersebut. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa sejumlah dokumen penting telah diamankan sebagai bagian dari proses penyidikan.

Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat dugaan penyimpangan dana perjalanan dinas diduga melibatkan anggaran yang cukup besar dan mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi legislatif di daerah.

Masyarakat kini menantikan keterbukaan dari pihak Sekretariat DPRK Nabire maupun Kejari Nabire guna mengungkap siapa saja yang bertanggung jawab dalam perkara ini.

 

Papedanews

Berita Terkait

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”
Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik
Rp250 Juta Diduga Ditawarkan Satgas PKH, Ada Apa di KM 102 Sriwo?
Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire
Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi
Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo
Berita ini 71 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:07

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:04

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:07

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:49

Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:00

Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16

Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:46

Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:29

Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire

Berita Terbaru