Rumah Ketua Tim Hukum Paslon 01. MA_AS Di Serang OTK , Usut Segera Agar Pelaku Di Tangkap

- Penulis

Sabtu, 30 November 2024 - 09:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papedanews.com-Nabire
Salah satu rumah Timses ( Tim Sukses ) Pemenangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire Martinus Adii – Agus Suprayitno , Di serang oleh sekelompok orang tak di kenal.30/11/2024.

Rumah Adriana Sahempa Ketua Tim Hukum Pasangan Calon Bupati Wakil Bupati Martinus Adii & Agus Suprayitno di jln gang jeruk kampung air mandidih Samabusa Nabire Papua Tengah ,

Mengalami kerusakan akibat sekelompok orang tidak di kenal mendatangi kediamannya dan langsung menghancurkan jendela , mobil pribadi , dan vas bunga dan lebih parahnya mengejar keluarga korban yang berada di rumahnya , Sabtu 30 / 11 / 2024.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kejadiannya Sabtu 30/11/2024 sekitar pukul 11.30 Wit, Rumah kami tiba tiba di datangi dua unit mobil merek avanza hitam , lalu turun sekelompok orang dengan sebagian menutup wajah dan ada yang tidak menutup wajah , memegang parang panjang serta membawa besi , dengan secara brutal memukul dan menghancurkan jendela rumah, kaca belakang mobil , serta langsung masuk ke dalam rumah mengejar keluarga kami yang ada dalam rumah ,” ujar adriana .

akibat kejadian tersebut adek saya yang bernama hendra , mengalami luka di kepala , sebanyak 6 jahit akibat terkena hantaman parang pelaku .

Pada peristiwa Naas itu Anak saya sedang berada di kantor Distrik Teluk Kimi untuk menjadi saksi pleno PPD dan saya sendiri sedang berada di Distrik Nabire Barat untuk mendampingi tim di pleno PPD distrik Nabire Barat ,sementara keluarga saya yang lain sedang melaksanakan ibadah di rumah , tiba tiba saya di telepon untuk ke rumah karena rumah saya telah di serang oleh sekelompok orang tak di kenal , begitu tiba di rumah nampak jelas bagaimana traumanya anak dan cucu saya , karena mereka mengejar anak anak saya dengan parang sampai ke hutan belakang rumah , dan parahnya mereka masuk kedalam rumah secara paksa ,naasnya adik saya terlambat mengelak dan salah satu pelaku mengayunkan parang dan mengenai kepala adik saya yang sedang berada di dapur rumah , ” ujarnya.

Baca Juga:  Kapolda dan Kapolres melakukan pendakian ke Puncak Batu Peradaban: Ketangguhan yang Teruji di Bawah Terik Matahari

Saya percaya pihak keamanan pasti segera akan menangkap para pelaku , dan mengungkap apa motif penyerangan ini , mengingat ini adalah pesta demokrasi masing masing mempunyai pendapat dan gagasan yang sedang di perjuangkan , tapi bukan dengan cara kekerasan dan saling menyebarkan teror , karena kasus ini pernah saya alami ketika saya menjadi ketua Bawaslu Kabupaten Nabire dan ini adalah kejadian yang paling parah .

Oleh karena itu saya meminta kepada masyarakat terutama timses dan para pendukung serta simpatisan MA_AS agar tidak terpancing apa lagi harus membalas ,biarlah kita serahkan kepada pihak yang berwajib untuk mengusut tuntas atas kejadian ini.
( papedanews.com )

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Gubernur Wakil Pempus di Daerah, ada Aturan Mainnya, Jangan Serang Meluluh.
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru