PLN Siapkan 11 Titik Pembangunan Jaringan Listrik di Papua Tengah

- Penulis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Provinsi Papua Tengah (UP2K Provinsi Papua Tengah) menandatangani kontrak kerja sama pembangunan jaringan distribusi di wilayah Papua Tengah, yakni Kontrak Harga Satuan (KHS).

Manager PT PLN (Persero) UP2K Povinsi Papua Tengah, Reinhard Tan Sayori, menjelaskan bahwa proyek pembangunan jaringan distribusi ini meliputi 11 titik lokasi/cluster yang tersebar di tiga kabupaten, yakni:

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

6 (enam) lokasi di Kabupaten Nabire, 3 (tiga) lokasi di Kabupaten Dogiyai, dan 2 (dua) lokasi di Kabupaten Deiyai.

 

“Harapan kami, setelah kontrak ini ditandatangani, Mitra segera mempersiapkan Peralatan, APD dan Pekerjanya karena akan dilaksanakan Kegiatan Apel Gelar Peralatan Kerja, Alat Pelindung Diri (APD) dan Pekerja. Selanjutnya akan dilaksanakan Kegiatan Pra Konstruksi pembangunan Jaringan Distribusi di lokasi-lokasi sesuai dengan penunjukannya.

 

Menurut Reinhard, pembangunan jaringan distribusi ini menggunakan anggaran Pemerintah/APBN melalui Kementrian ESDM~Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan. Sesuai rencana Pekerjaan pembangunan jaringan distribusi ini akan dimulai pada bulan September 2025 dan ditargetkan selesai pada Desember tahun ini. Tujuan dari Pembangunan ini adalah Masyarakat dapat memperoleh Penerangan dan Meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Baca Juga:  NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel

Untuk kelancaran dan suksesnya pembangunan jaringan distribusi ini tentu saja kami sangat mengharapkan dukungan dan peran serta dari stakeholder Inti dan stakeholder lainnya dimasing2 Kabupaten.“Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, kami optimis pekerjaan ini dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” tambahnya.

 

Tim Pelaksana

Dalam kegiatan tersebut hadir pula:

Agus Tri Cahyono, Pejabat Pelaksana Pengadaan PT PLN (Persero) UP3 Nabire,

Viktori Bunga Bongga, Tim Leader Perencanaan Lisdes UP2K Papua Tengah,

Icare Lordrio Sambeka, Tim Leader Konstruksi Lisdes UP2K Papua Tengah dan perwakilan dari Mitra dan Staff PT PLN (Persero) UP2K Provinsi Papua Tengah

Berita Terkait

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Gubernur Wakil Pempus di Daerah, ada Aturan Mainnya, Jangan Serang Meluluh.
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:23

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:48

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05

Sebuah video Beredar ,Mengaku Bertanggung Jawab atas Penembakan pilot dan Pesawat.

Berita Terbaru