Belum Selesai Dibacakan, Pelantikan Pejabat Nabire Terhenti dan Picu Kontroversi

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 08:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire yang dipimpin Bupati Mesak Magai menjadi sorotan publik setelah pelaksanaan pelantikan di hentikan sebelum pembacaan sk di selesaikan.

Beredarnya informasi yang menyebut adanya kekeliruan dalam proses penanganan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kamis 9 April 2026.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam informasi yang beredar, disebutkan bahwa pelantikan kali ini memang berasal dari BKD. Namun, penanganannya ditegaskan bukan oleh bidang Sumber Daya Manusia (SDM) sesuai tupoksi, melainkan oleh pihak lain di internal BKD.

Klarifikasi ini muncul sebagai respons terhadap kritik dan penilaian publik yang berkembang pasca pelantikan. Pihak yang menyampaikan pernyataan tersebut mengungkapkan kekhawatiran akan munculnya anggapan negatif terhadap kinerja mereka, termasuk tudingan tidak memahami pekerjaan atau bekerja tidak maksimal.

Baca Juga:  Gubernur Meki Nawipa ke KNPI: Jangan Jadi Penonton, Pemuda Harus Turun Tangan Bangun Papua Tengah

“Perlu kami luruskan agar tidak terjadi kesalahpahaman. Jangan sampai kami yang disalahkan atau dianggap tidak bekerja dengan baik,” demikian inti penegasan dalam keterangan tersebut.

 

Sementara itu, suasana pelantikan yang berlangsung sebelumnya juga diwarnai pernyataan tegas dari Bupati Nabire yang menyoroti kinerja sejumlah pihak. Hal ini semakin memperkuat perhatian publik terhadap proses dan mekanisme pelantikan pejabat di daerah tersebut.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi lanjutan dari Pemerintah Kabupaten Nabire terkait polemik yang berkembang. Masyarakat pun berharap adanya transparansi dan penjelasan menyeluruh agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah publik.(*)

Berita Terkait

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”
Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH
Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan
Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Isu Penutupan Aktivitas Dagang di Pantai Nabire adalah Hoaks
Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
Berita ini 250 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:58

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”

Jumat, 11 September 2026 - 13:57

Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 9 September 2026 - 03:57

Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH

Selasa, 8 September 2026 - 02:49

Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 10:21

Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Berita Terbaru