Perkuat Pengendalian HIV, TBC dan Malaria, Dinkes Papua Tengah Tingkatkan Kapasitas Nakes Deiyai

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEIYAI, PAPUA TENGAH PAPEDANEWS.COM Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah terus memperkuat pengendalian penyakit menular dengan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan di tingkat Puskesmas. Upaya tersebut dilakukan melalui On the Job Training (OJT) Program AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) di Kabupaten Deiyai, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) tersebut diikuti pengelola Program AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria dari Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai bersama tenaga kesehatan dari seluruh Puskesmas.

OJT menjadi bagian dari pembinaan teknis berkelanjutan untuk memastikan tenaga kesehatan memiliki kemampuan yang memadai dalam melakukan pencegahan, penemuan kasus, penanganan pasien, hingga pemantauan program penyakit menular.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Materi pelatihan difokuskan pada peningkatan kompetensi petugas, meliputi penemuan kasus, tata laksana pasien, surveilans, pencatatan dan pelaporan, serta pendampingan program di fasilitas pelayanan kesehatan.

Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr. Agus Chan, M.Kes., Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Isak Waine, S.KM., M.Kes., mengatakan penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pengendalian HIV, Tuberkulosis, dan Malaria.

Menurut Isak, tenaga kesehatan di lapangan memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang tepat, mulai dari penemuan kasus hingga pengobatan dan pendampingan pasien.

Baca Juga:  Anggota DPRK Nabire Apresiasi Turnamen Futsal Antar Kampung se-Nabire Timur PNTB Cup I Tahun 2025

Karena itu, petugas didorong mampu melakukan penemuan kasus secara aktif, memberikan pelayanan sesuai standar, melakukan pendampingan pasien secara berkelanjutan, serta memastikan pencatatan dan pelaporan dilakukan secara akurat.

“**Kami ingin memastikan setiap tenaga kesehatan memiliki kompetensi yang sama dalam memberikan pelayanan. Melalui OJT ini diharapkan kemampuan petugas semakin meningkat sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat juga semakin baik,**” ujar Isak.

Ia menambahkan, data dan laporan yang akurat sangat penting karena menjadi dasar dalam mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus menentukan langkah penanganan penyakit menular di tingkat daerah.

Dinkes Papua Tengah berharap hasil OJT dapat diterapkan secara langsung oleh tenaga kesehatan di masing-masing Puskesmas. Dengan demikian, peningkatan kapasitas tidak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi memberikan dampak nyata terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Penguatan kapasitas tenaga kesehatan di Deiyai menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, merata, dan mampu menjawab tantangan penyakit menular di seluruh wilayah.

Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, pemerintah berharap upaya pengendalian HIV, Tuberkulosis, dan Malaria dapat semakin efektif serta mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Papua Tengah.

Berita Terkait

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi
Tiket Turun Jadi Rp400 Ribu, Sony Bekies Kogoya Apresiasi Subsidi dari pemprov papua tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire
LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai
PLTS 30 kW Akan Terangi Dua Distrik di Kabupaten Puncak
Berkas Perkara P-21, Polres Nabire Serahkan ABH dan Barang Bukti ke JPU
Pemprov Papua Tengah Luncurkan Penerbangan Subsidi Layani Enam Rute Pedalaman
Semarak HUT ke-81 RI, Kepala Suku Besar Woa Gerki Waibusi Gelar Berbagai Kegiatan di Nabire
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:01

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:23

Tiket Turun Jadi Rp400 Ribu, Sony Bekies Kogoya Apresiasi Subsidi dari pemprov papua tengah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:54

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:06

LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:27

PLTS 30 kW Akan Terangi Dua Distrik di Kabupaten Puncak

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:42

Pemprov Papua Tengah Luncurkan Penerbangan Subsidi Layani Enam Rute Pedalaman

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:01

Petrus Tekege Apresiasi Subsidi Penerbangan Pemprov Papua Tengah: “Konektivitas Adalah Kunci Pembangunan”

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:05

Wagub Papua Tengah Kenakan Busana Adat Lani di HUT RI ke-81, Pesan Persatuan dari Puncak Jaya

Berita Terbaru