Penjual Bobo Tewas Ditikam, Polres Nabire Buru Dua Pelaku

- Penulis

Rabu, 2 Juli 2025 - 04:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nabire tengah menyelidiki kasus pembunuhan tragis yang menimpa seorang penjual minuman tradisional, bobo, di Gang Kelapa, Kelurahan Kalibobo, Distrik Nabire.

Dalam keterangan pers kepada papedanews disampaikan pada Selasa malam, Kasatreskrim Polres Nabire, AKP Bertu Haridyka Eka Anwar, S.T.K., S.I.K., menjelaskan bahwa peristiwa terjadi pada Selasa dini hari, 1 Juli 2025, sekitar pukul 02.00 WIT. Korban diketahui bernama Saharudin Daing Noyo (50), warga Gang Kelapa Kalibobo, yang kesehariannya berdagang bobo dari malam hingga pagi hari.

Menurut keterangan saksi, dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor datang ke kediaman korban dengan maksud membeli bobo. Namun, saat akan melakukan pembayaran, kedua pelaku diduga tidak memiliki uang. Terjadi keributan yang kemudian berujung pada tindakan kekerasan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban mengalami luka tusuk di bagian bawah kiri tubuh dengan posisi pisau masih tertancap, luka sayatan di dada kanan, punggung tangan kiri, serta paha kanan,” ujar AKP Bertu.

Baca Juga:  Yoti Gire Kecam Pernyataan Wali Kota Jayapura: “Itu Bentuk Diskriminasi dan Rasisme!”

Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian dan telah dimakamkan. Pihak keluarga telah melaporkan kejadian ini secara resmi ke kepolisian.

Kasatreskrim menyampaikan bahwa kepolisian telah melakukan serangkaian langkah penyelidikan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, visum et repertum di RSUD Siriwini Nabire, serta pengumpulan barang bukti, termasuk rekaman CCTV dan bukti petunjuk lainnya.

“Kami masih memburu pelaku yang saat ini dalam status pengejaran. Dugaan awal, motif pembunuhan adalah murni tindakan kejahatan jalanan, karena pelaku dalam kondisi mabuk dan tidak mampu membayar minuman,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian mengimbau masyarakat — terutama pelaku usaha kecil dan penjual minuman di malam hari — agar lebih waspada dan tidak melayani pembeli yang dalam pengaruh alkohol.

“Segera hubungi polisi melalui layanan 110 untuk melaporkan kejadian mencurigakan atau permintaan bantuan. Kami siap merespons cepat setiap laporan masyarakat,” pungkas AKP Bertu.

 

 

Berita Terkait

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Gubernur Wakil Pempus di Daerah, ada Aturan Mainnya, Jangan Serang Meluluh.
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Berita ini 274 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:23

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:48

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05

Sebuah video Beredar ,Mengaku Bertanggung Jawab atas Penembakan pilot dan Pesawat.

Berita Terbaru