Papua Tengah Siapkan Strategi Pemenuhan Tenaga Kesehatan, Renbut SDMK 2026 Jadi Acuan Perencanaan Berbasis Data

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE Papua Tengah papedanews.com Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus memperkuat pembangunan sektor kesehatan dengan menyiapkan strategi pemenuhan tenaga kesehatan yang lebih terarah melalui penyusunan **Rencana Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan (Renbut SDMK) Tahun 2026** berbasis data yang akurat dan kondisi riil di lapangan.

Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan kegiatan **Penyiapan Data Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan dan Data Rencana Kebutuhan SDM Kesehatan Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2026** yang digelar di Hotel Yahor Inn Kali Bobo, Nabire, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten III Bidang Administrasi Setda Provinsi Papua Tengah, **Viktor Fun**, yang mewakili Gubernur Papua Tengah, **Meki Nawipa**. Turut hadir jajaran Dinas Kesehatan, BKPSDM, rumah sakit, dinas kesehatan kabupaten, serta para pemangku kepentingan sektor kesehatan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Viktor Fun, ditegaskan bahwa pembangunan kesehatan merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan harus dilakukan secara terukur, berbasis data, dan mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Papua Tengah.

> “Kesehatan adalah fondasi utama pembangunan manusia. Tidak mungkin kita berbicara tentang Papua Tengah yang maju dan berdaya saing apabila pelayanan kesehatan masyarakat belum berjalan optimal,” ujar Viktor Fun.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan yang menginisiasi penyusunan Renbut SDMK sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pembangunan kesehatan. Menurutnya, penyediaan tenaga kesehatan yang cukup, merata, dan berkualitas merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan perencanaan yang matang.

Viktor menjelaskan, kegiatan tersebut difokuskan pada pemutakhiran data SDM kesehatan serta penyusunan Rencana Kebutuhan SDM Kesehatan berdasarkan analisis beban kerja dan kebutuhan pelayanan di setiap fasilitas kesehatan.

Ia juga mengungkapkan masih besarnya tantangan pelayanan kesehatan di Papua Tengah. Dari sembilan rumah sakit yang ada, baru tiga rumah sakit yang memiliki kelengkapan tujuh dokter spesialis utama. Sementara itu, dari 148 puskesmas yang tersebar di berbagai kabupaten, hanya sebagian kecil yang telah memenuhi standar sembilan jenis tenaga kesehatan.

Baca Juga:  PLN berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Puncak

> “Data ini harus menjadi alarm sekaligus motivasi bagi kita semua untuk bergerak lebih cepat dan lebih tepat dalam melakukan perencanaan SDM kesehatan,” tegasnya.

Menurut Viktor, kondisi tersebut menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pemerataan tenaga kesehatan agar seluruh masyarakat, termasuk di wilayah terpencil dan sulit dijangkau, memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas.

Sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk mewujudkan daerah yang adil, berdaya saing, bermartabat, harmonis, maju, dan berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sehat menjadi salah satu prioritas utama pembangunan.

Karena itu, seluruh Dinas Kesehatan kabupaten, BKPSDM, rumah sakit, dan pemangku kepentingan diminta memastikan seluruh data yang dihimpun valid, akurat, dan sesuai dengan kondisi di lapangan agar menghasilkan perencanaan yang tepat sasaran.

Viktor juga mengapresiasi pemanfaatan aplikasi **SISDMK** dan platform **SATUSEHAT** sebagai bagian dari transformasi digital kesehatan nasional yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan data tenaga kesehatan.

> “Papua Tengah tidak boleh tertinggal dalam proses transformasi pelayanan kesehatan berbasis teknologi,” katanya.

Melalui penyusunan Renbut SDMK Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap lahir rekomendasi strategis yang mampu menjawab kebutuhan riil tenaga kesehatan di seluruh wilayah, khususnya daerah dengan akses layanan kesehatan yang masih terbatas seperti Kabupaten Intan Jaya, Puncak, Paniai, Deiyai, Dogiyai, Mimika, Nabire, dan Puncak Jaya.

Menutup sambutannya, Viktor Fun mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat sistem kesehatan yang lebih merata, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

> “Kita ingin memastikan seluruh masyarakat Papua Tengah mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang sama, merata, dan berkualitas. Dengan perencanaan yang baik, kita dapat membangun sistem kesehatan yang lebih kuat untuk masa depan Papua Tengah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga
Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan
Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah
Gubernur Meki Nawipa ke KNPI: Jangan Jadi Penonton, Pemuda Harus Turun Tangan Bangun Papua Tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi
Tiket Turun Jadi Rp400 Ribu, Sony Bekies Kogoya Apresiasi Subsidi dari pemprov papua tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire
LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:27

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:12

Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:26

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:10

Gubernur Meki Nawipa ke KNPI: Jangan Jadi Penonton, Pemuda Harus Turun Tangan Bangun Papua Tengah

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:01

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:54

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:06

LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:27

PLTS 30 kW Akan Terangi Dua Distrik di Kabupaten Puncak

Berita Terbaru