Papua Tengah Resmi Terapkan SP2D Online dan KKPD, APBD Kini Serba Digital

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi memulai transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meluncurkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI) berbasis Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD). Langkah ini menjadi tonggak baru dalam upaya menciptakan tata kelola APBD yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Peluncuran dilakukan langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Rabu (1/7/2026). Acara tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Bank Papua, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah pemangku kepentingan.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa penerapan SIPD RI berbasis SP2D Online dan KKPD merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat reformasi birokrasi melalui digitalisasi layanan keuangan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sistem SP2D Online memungkinkan proses pencairan dana dan penatausahaan keuangan dilakukan secara elektronik sehingga pelayanan kepada seluruh perangkat daerah menjadi lebih cepat, tepat, efisien, dan terintegrasi.

“SP2D Online akan mempercepat proses pencairan dan penatausahaan keuangan daerah secara elektronik sehingga pelayanan kepada seluruh perangkat daerah menjadi lebih cepat, tepat, dan terintegrasi,” ujar Meki.

Selain itu, penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) dinilai akan memperkuat penerapan transaksi non-tunai dalam pengelolaan APBD. Sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi belanja pemerintah sekaligus meminimalkan risiko penyalahgunaan anggaran.

Meki menekankan bahwa transformasi digital bukan hanya soal menghadirkan teknologi baru, tetapi juga membangun budaya kerja birokrasi yang lebih profesional, responsif, dan berintegritas. Karena itu, seluruh OPD diminta menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengoperasikan sistem secara optimal.

Baca Juga:  Tenaga Honorer K2 Kabupaten Nabire Tuntut Transparansi dan Penyelesaian Rekrutmen ASN

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga tertib administrasi, mematuhi seluruh regulasi yang berlaku, meningkatkan transparansi penggunaan anggaran, serta memperkuat sistem pengendalian internal agar pengelolaan keuangan daerah terhindar dari kesalahan maupun penyimpangan.

“Saya berharap seluruh OPD dan pemerintah kabupaten di Papua Tengah dapat mengimplementasikan SIPD RI, SP2D Online, dan KKPD secara optimal melalui peningkatan kapasitas SDM, penguatan koordinasi, dan komitmen bersama mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang baik,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri, Bank Papua, Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD), serta seluruh pihak yang telah mendukung implementasi transformasi digital di Papua Tengah.

Peluncuran ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Gubernur Meki Nawipa bersama jajaran Kemendagri, Bank Papua, pimpinan OPD, dan para pemangku kepentingan sebagai simbol dimulainya penerapan sistem secara resmi.

Usai peluncuran, tim teknis dari Kemendagri dan Bank Papua memberikan demonstrasi penggunaan aplikasi SIPD RI berbasis SP2D Online dan KKPD sebagai langkah awal implementasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Pemerintah berharap digitalisasi ini mampu mempercepat pelayanan publik sekaligus mewujudkan pengelolaan APBD yang semakin transparan, efektif, dan akuntabel. (*)

Berita Terkait

Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire
Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi
Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo
Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Semua Pihak Jaga Keamanan Tolikara dan Puncak Jaya
DK Donat Gunung Batu Curi Perhatian Pecinta Kuliner, Pelanggan Asal Papua Puji Kelembutan dan Variasi Topping
Cuanki Anugerah Gunung Batu Jadi Favorit Pecinta Kuliner, Pelanggan Sebut Rasanya Lezat dan Bikin Ketagihan
Sariater Hadirkan Pengalaman Wisata Tak Terlupakan, Mila dan Micci: Tempatnya Nyaman dan Sangat Menyenangkan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:00

Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16

Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:46

Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:29

Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:18

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Semua Pihak Jaga Keamanan Tolikara dan Puncak Jaya

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:34

Cuanki Anugerah Gunung Batu Jadi Favorit Pecinta Kuliner, Pelanggan Sebut Rasanya Lezat dan Bikin Ketagihan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:39

Sariater Hadirkan Pengalaman Wisata Tak Terlupakan, Mila dan Micci: Tempatnya Nyaman dan Sangat Menyenangkan

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:27

Papua Tengah Kenalkan Inovasi KOHARUSEHAT di Forum Nasional, Jadi Model Transformasi Layanan Kesehatan Wilayah 3T

Berita Terbaru