SOSIALISASI PELATIHAN PENANGANAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS BAGI GURU PAUD DAN TK DI NABIRE

- Penulis

Sabtu, 7 Juni 2025 - 07:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire menggelar Sosialisasi dan Pelatihan bagi Guru PAUD dan TK dalam menangani Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), yang dilaksanakan di TK Noris Manis, Nabire, Papua.

Perwakilan Dinas Pendidikan Nabire, Reynold, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan ramah anak, termasuk bagi ABK.

“Kita harap melalui kegiatan ini, para guru memiliki pemahaman dan keterampilan yang lebih baik dalam menangani anak-anak secara umum, serta secara khusus anak-anak berkebutuhan khusus, dengan menciptakan lingkungan belajar yang ramah,” ujar Reynold.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini menghadirkan Maria Yeti Asaputri Kapitarauw, S.Sos., M.M., AWP sebagai pembicara utama. Ia merupakan praktisi pendidikan inklusi berpengalaman, Kepala Sekolah Inklusi Matahari Nabire, serta Ketua Yayasan Forum Peduli Difable Indonesia (YFPDI) Nabire, Papua.

Dalam paparannya, Saputri—sapaan akrabnya—menekankan bahwa pendidikan inklusi bukanlah menyamakan semua anak, tetapi menghargai perbedaan serta menyesuaikan sistem pendidikan agar dapat mendukung kebutuhan masing-masing anak.

Baca Juga:  Anggota DPR Papua Tengah Nataniel Tabuni Tegas Tolak Miras: "Saya Siap Pimpin Aksi Bersama Gereja dan Pemuda"

“Pendidikan inklusi sangat relevan diterapkan sejak usia dini. Anak-anak berkebutuhan khusus dapat belajar bersosialisasi dan berkembang secara emosional, sementara anak-anak reguler belajar empati, toleransi, dan nilai-nilai keberagaman,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa guru dan lembaga pendidikan akan menjadi lebih profesional dalam melayani semua anak, sekaligus membangun citra sekolah yang positif dan ramah anak.

Setelah pemaparan materi umum, peserta mengikuti sesi interaktif, seperti diskusi studi kasus, simulasi peran antara guru dan ABK, workshop pembuatan alat bantu visual, serta sesi berbagi pengalaman antar guru.

Di akhir pelatihan, Saputri menyampaikan harapannya agar para guru PAUD dan TK di Nabire semakin siap dan percaya diri dalam mengimplementasikan pendidikan inklusi di sekolah masing-masing.

“Semoga setelah pelatihan ini, para guru PAUD dan TK di Nabire semakin siap dan percaya diri dalam menerapkan pendidikan inklusi,” pungkasnya.

 

 

Papedanews

Berita Terkait

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”
Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik
Rp250 Juta Diduga Ditawarkan Satgas PKH, Ada Apa di KM 102 Sriwo?
Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire
Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi
Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:07

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:04

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:07

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:49

Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:53

Rp250 Juta Diduga Ditawarkan Satgas PKH, Ada Apa di KM 102 Sriwo?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16

Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:46

Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:29

Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire

Berita Terbaru