Meki Nawipa Bergerak Cepat, Koordinasi dengan Pemerintah Pusat Tangani Korban Insiden Puncak

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 10:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Puncak papedanews.com Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyatakan telah menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah pusat menyusul insiden di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, yang mengakibatkan sembilan warga sipil meninggal dunia serta sejumlah lainnya mengalami luka tembak.

Insiden tersebut terjadi saat operasi militer di beberapa kampung di Distrik Kembru pada Selasa (14/4/2026). Menyikapi peristiwa itu, Pemerintah Provinsi Papua Tengah segera mengambil langkah koordinasi lintas kementerian untuk mempercepat penanganan korban.

Meki Nawipa mengatakan dirinya telah berkomunikasi dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) serta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) guna membahas langkah-langkah penanganan di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sudah komunikasi dengan Menko Polhukam, sudah diskusi dengan Mendagri untuk bagaimana saya bisa audiensi. Kita mencari supaya korban-korban yang ada di sana bisa ditangani, sambil dalam satu dua hari ini akan ada tim terpadu,” ujar Meki Nawipa, Jumat (17/4/2026).

Menurut Nawipa, penyelesaian persoalan di Puncak tidak cukup hanya melalui pendekatan teknis, tetapi juga harus memperhatikan kondisi sosial dan budaya masyarakat Papua.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan terus mendorong pendekatan yang lebih humanis, sehingga proses penanganan korban dapat berjalan secara profesional tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan dan nilai-nilai adat.

Baca Juga:  Pencermatan Rapergub Papua Tengah untuk mendukung visi dan misi GUBERNUR PAPUA TENGAH

“Kita mengedepankan pendekatan humanis. Ini yang akan diperjuangkan oleh kami di provinsi,” katanya.

Untuk mempercepat penanganan di wilayah terdampak, pemerintah daerah juga telah menetapkan status tanggap darurat. Status tersebut diberlakukan melalui koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Puncak dan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, mengingat lokasi kejadian berada di wilayah perbatasan kedua daerah.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan menyalurkan bantuan logistik, termasuk tenda dan kebutuhan dasar lainnya, guna membantu masyarakat yang terdampak insiden tersebut.

“Status tanggap darurat dibuat oleh Pemkab Puncak dan Puncak Jaya. Ini terjadi di Kabupaten Puncak, tetapi berbatasan langsung dengan Puncak Jaya. Kami akan bantu tenda dan berbagai kebutuhan untuk meringankan beban masyarakat,” ujar Nawipa.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap pembentukan tim terpadu dalam waktu dekat dapat mempercepat proses penanganan korban sekaligus menghadirkan solusi yang mengedepankan keselamatan, kemanusiaan, dan stabilitas di wilayah tersebut. (*)

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru