Jelang Ramadhan Warga Bumi Wonorejo Mulai Lakukan Ziarah Kubur

- Penulis

Jumat, 28 Februari 2025 - 09:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papedanews.com-
Nabire Papua Tengah
Menyambut bulan suci Ramadhan, sebagian masyarakat di Kabupaten Nabire melaksanakan tradisi membersihkan makam dan ziarah kubur,Jumat 28 Febuari 2025.

Seperti yang dilaksanakan oleh beberapa warga bumi Wonorejo sudah mulai melakukan ziarah sambil membersihkan makam.

Bukan hanya itu saja, warga kelurahan bumi Wonorejo juga melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan makam, hal ini diupayakan agar masyarakat yang akan berziarah lebih nyaman.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Musiadi salah seorang peziarah menyampaikan, kegiatan ini sudah biasa dilakukan setiap tahun dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Semoga di bulan suci nanti dapat memperbanyak amal ibadah.

“Bentuknya bersih-bersih saja sebelum puasa, nanti kalau sudah puasa mau bersih-bersih agak letih, makanya kami sempatkan buat bersih-bersih sambil ziarah sebelum puasa,” ungkapnya.Sementara Ketua pengurus makam Sanusi,MUNADI mengatakan karena lingkungan makam sudah banyak tumbuhan liar jadi kita gotong royong untuk membersihkan,” tegasnya.

Baca Juga:  Danrem 173/PVB Brigjen TNI Frits W.R. Pelamonia Terima Kunjungan Wakil Ketua DPD RI Yorris Raweyai: Wujud Sinergi Serap Aspirasi Daerah Provinsi Papua Tengah

MUNADI juga meminta kepada warga diharapkan untuk menjaga kesucian di bulan Ramadhan dengan saling menghormati satu sama lain meskipun kita memiliki perbedaan dalam keyakinan.

Selain itu, penting juga untuk menjaga kerukunan umat Islam. Pada bulan suci Ramadhan, banyak kegiatan keagamaan diadakan di dalam masjid untuk meningkatkan keimanan warga.

dirinya juga menambahkan tradisi ziarah kubur sebelum ramadhan dan satu hari sebelum idul fitri di kuburan sanusi bumi Wonorejo, tradisi ini sudah ada sejak dahulu bahkan sebelum saya lahir.

Sejarah singkat kenapa di namakan kuburan sanusi, karena kuburan pertama di sini namanya almrhum adalah sanusi Pungkasnya.
( papedanews )

Berita Terkait

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi
Tiket Turun Jadi Rp400 Ribu, Sony Bekies Kogoya Apresiasi Subsidi dari pemprov papua tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire
LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai
PLTS 30 kW Akan Terangi Dua Distrik di Kabupaten Puncak
Berkas Perkara P-21, Polres Nabire Serahkan ABH dan Barang Bukti ke JPU
Pemprov Papua Tengah Luncurkan Penerbangan Subsidi Layani Enam Rute Pedalaman
Wagub Papua Tengah Kenakan Busana Adat Lani di HUT RI ke-81, Pesan Persatuan dari Puncak Jaya
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:01

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:23

Tiket Turun Jadi Rp400 Ribu, Sony Bekies Kogoya Apresiasi Subsidi dari pemprov papua tengah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:54

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:06

LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:27

PLTS 30 kW Akan Terangi Dua Distrik di Kabupaten Puncak

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:42

Pemprov Papua Tengah Luncurkan Penerbangan Subsidi Layani Enam Rute Pedalaman

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:01

Petrus Tekege Apresiasi Subsidi Penerbangan Pemprov Papua Tengah: “Konektivitas Adalah Kunci Pembangunan”

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:05

Wagub Papua Tengah Kenakan Busana Adat Lani di HUT RI ke-81, Pesan Persatuan dari Puncak Jaya

Berita Terbaru