Masyarakat Kampung Wanggar Pantai Sampaikan Lima Aspirasi Strategis kepada DPRD Kabupaten Nabire

- Penulis

Kamis, 24 April 2025 - 07:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah,Papedanews.com- Dalam momentum kunjungan kerja Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire ke wilayah pesisir, masyarakat Kampung Wanggar Pantai, Distrik Yaro Kibsay, menyampaikan lima poin aspirasi penting sebagai bentuk harapan atas pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan di daerah mereka.

Aspirasi tersebut disampaikan secara langsung oleh perwakilan masyarakat Suku Wate Asiana, yang mendominasi penduduk kampung tersebut. Dalam pernyataan mereka, masyarakat menyoroti kebutuhan mendesak akan infrastruktur dasar dan perlindungan lingkungan yang dinilai krusial bagi keberlangsungan hidup warga.

Poin pertama yang disampaikan adalah permintaan normalisasi sungai dan pembangunan bronjong di sekitar wilayah permukiman. Warga menilai sungai yang melintasi kampung mereka rawan meluap dan menjadi ancaman serius saat musim penghujan tiba.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua, masyarakat mengusulkan pembangunan jalan penghubung dari jalan aspal menuju Kampung Yaro Makmur hingga ke Wanggar Pantai. Infrastruktur jalan tersebut dinilai vital untuk menunjang konektivitas antarwilayah, mempermudah mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga:  RRI Fest 2025: Kolaborasi RRI, Lanal dan DLH Tanam Bakau di Nabire

Isu abrasi pantai juga menjadi perhatian utama. Dalam poin ketiga, masyarakat meminta pemerintah membangun talud sepanjang garis pantai Kampung Wanggar Pantai untuk mencegah erosi dan kerusakan lingkungan akibat gelombang laut. Mereka mengusulkan talud dibangun dari batu gunung dengan ukuran panjang dan lebar 2 meter, sebanyak 10.000 batu.

Selanjutnya, masyarakat mengajukan permohonan pendirian Sekolah Dasar (SD) Negeri di kampung mereka. Mereka menilai keberadaan sekolah sangat penting untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak kampung dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia masyarakat lokal.

Terakhir, masyarakat juga meminta agar dilakukan pemekaran wilayah Kampung Wanggar Pantai guna mempercepat pelayanan publik dan mempermudah administrasi pemerintahan. Pemekaran ini diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat asli Papua yang bermukim di wilayah tersebut.

Aspirasi ini diharapkan menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Nabire dan instansi pemerintah terkait agar dapat segera ditindaklanjuti demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kampung Wanggar Pantai.
( papedanews )

Berita Terkait

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”
Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik
Rp250 Juta Diduga Ditawarkan Satgas PKH, Ada Apa di KM 102 Sriwo?
Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire
Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi
Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:07

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:04

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:07

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:49

Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:53

Rp250 Juta Diduga Ditawarkan Satgas PKH, Ada Apa di KM 102 Sriwo?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16

Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:46

Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:29

Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire

Berita Terbaru