TUMPAHAN SOLAR DIDUGA DARI MOBIL TENGKI MILIK PT GUNUNG SELATAN, WARGA MINTA JALAN DIBERSIHKAN

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 01:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Tumpahan solar di ruas jalan Silas Papare smoker, Nabire Papua Tengah yang diduga berasal dari aktivitas mobil Tengki milik perusahaan PT Gunung Selatan menimbulkan keresahan warga. Beberapa pengguna jalan bahkan sudah menjadi korban kecelakaan akibat kondisi aspal yang licin.

Seorang warga bernama Oktaviano Sawaka salah satu korban mengaku mengikuti jejak tumpahan solar tersebut hingga ke arah kantor PT Gunung Selatan. “Saya ikuti-ikuti sampai di kantor PT Gunung Selatan. Mobil itu berhenti berarti ini barang kantor tersebut Jadi saya meminta tanggung jawab. Kalau sudah bikin berarti harus kasih bersih supaya jangan ada orang jatuh korban,lagi ” tegas Oktaviano.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangannya, hingga saat ini sudah ada enam orang yang menjadi korban akibat jalan licin tersebut. “Tadi ada lagi satu orang jatuh, sudah enam orang korban. Ini sudah jelas, saya ikuti solar ini sampai ke atas,” ujarnya.

Baca Juga:  Tenaga Kesehatan RSUD Nabire Gelar Aksi di Kantor Kejaksaan, Tuntut Pembayaran Hak yang Belum Dipenuhi

 

Oktaviano menegaskan bahwa warga tidak menuntut uang ganti rugi, melainkan solusi nyata dari pihak perusahaan. “Kita bukan minta uang, kita hanya minta jalan ini dibersihkan. Jangan banyak korban lagi. Kalau sudah bikin hancur harus kasih bersih,” katanya.

 

Namun hingga berita ini diturunkan, awak media lagi berusaha meminta konfirmasi dan tanggapan resmi dari pihak PT Gunung Selatan terkait dugaan tumpahan solar tersebut. Warga berharap perusahaan segera mengambil langkah agar tidak menambah korban berkelanjutan

Berita Terkait

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.
Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai
Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua
Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!
Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah
Kerusuhan di Stadion Papua Bangkit, Puluhan Kendaraan dan HP Anggota Polisi Dilaporkan Hilang dan Terbakar
Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal
Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Senin, 18 Mei 2026 - 18:59

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:20

Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36

Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:56

Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:50

Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal

Senin, 4 Mei 2026 - 13:47

Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire

Kamis, 30 April 2026 - 01:49

DPRK Nabire Gelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Penertiban Togel dan Miras, Tokoh Adat hingga Gereja Desak Penindakan Tegas

Berita Terbaru