Ketua PCNU Nabire: Ormas Islam Dukung Penuh Pencabutan Peredaran Miras di Papua Tengah

- Penulis

Minggu, 6 Juli 2025 - 13:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Nabire, Agus Suprayitno, menyatakan dukungan penuh terhadap usulan pencabutan peredaran minuman keras (miras) di wilayah Nabire dan Papua Tengah secara umum.

Dalam keterangannya kepada media papedanews ketua Nahdlatul ulama Nabire Agus Suprayitno menegaskan bahwa miras membawa lebih banyak mudarat dibanding manfaat. Ia mengungkapkan bahwa dari sudut pandang ajaran Islam, konsumsi miras jelas haram, dan telah banyak kejadian di masyarakat yang dipicu oleh penyalahgunaan minuman beralkohol.

“Kami sebagai ormas Islam sangat mendukung apabila peredaran minuman keras di Nabire ditiadakan. Sudah jelas dalam aturan kami, miras hukumnya haram. Dan dari sisi sosial, lebih banyak mudaratnya. Banyak kejadian dipicu oleh miras,” ujarnya.

Terkait polemik di masyarakat mengenai adanya potensi pemasukan daerah (PAD) dari miras, Agus menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah untuk mengevaluasi hal tersebut.

“Kalau soal PAD atau Dana Bagi Hasil (DBH), itu urusan pemerintah. Kami dari Nahdlatul Ulama hanya berharap agar miras dicabut dari peredarannya di Kabupaten Nabire maupun Papua Tengah secara umum,” tegasnya.

 

Papedanews

Berita Terkait

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”
Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik
Rp250 Juta Diduga Ditawarkan Satgas PKH, Ada Apa di KM 102 Sriwo?
Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire
Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi
Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo
Berita ini 127 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:07

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:04

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:07

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:49

Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:53

Rp250 Juta Diduga Ditawarkan Satgas PKH, Ada Apa di KM 102 Sriwo?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16

Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:46

Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:29

Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire

Berita Terbaru