Ketua Panitia Festival Media Papua Pertama Tegaskan Misi Jurnalisme Damai

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 15:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah Papedanews.com Ketua Panitia Festival Media Papua Pertama, Abeth Abraham You, menyampaikan sejumlah hal penting terkait pelaksanaan festival media perdana yang digelar di Tanah Papua. Festival ini menjadi yang pertama di kota Nabire dan diharapkan menjadi tonggak baru penguatan pers Papua yang profesional dan inklusif.

 

Abeth menjelaskan bahwa jumlah peserta festival mencapai ratusan orang, yang terdiri dari wartawan dan insan pers dari enam provinsi di Tanah Papua. Mereka berasal dari Provinsi Papua Tengah sebagai tuan rumah, Papua Pegunungan, Papua Induk, Papua Selatan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Peserta merupakan wartawan aktif dari berbagai media, baik cetak, online, maupun elektronik. Selain itu, hadir pula sejumlah wartawan senior yang pernah menjalankan tugas jurnalistik di Istana Negara Jakarta pada era 1980-an,” ungkap Abeth.

 

Menurutnya, kehadiran wartawan senior menjadi bukti nyata dukungan, kepedulian, serta partisipasi generasi terdahulu terhadap keberlanjutan pers Papua. Hal ini sekaligus menjadi motivasi bagi jurnalis muda untuk

terus berkarya di tengah tantangan zaman.

 

Lebih lanjut, Abeth menegaskan bahwa Festival Media Papua Pertama memiliki tujuan utama untuk membekali jurnalis Papua dengan keterampilan liputan investigasi dan jurnalisme damai. Selain itu, festival ini juga bertujuan meningkatkan kreativitas serta kemampuan insan pers dalam pengelolaan media sosial, media arus utama, dan fotografi jurnalistik.

 

“Dalam pelaksanaan festival, kami menghadirkan berbagai agenda, mulai dari pelatihan jurnalistik investigasi, diskusi teknik peliputan mendalam, hingga talk show yang membahas isu-isu strategis seperti pendidikan, kesehatan, sosial, politik, hukum, dan HAM,” jelasnya.

Baca Juga:  Polres Nabire gelar Doa Lintas agama , ajak masyarakat jaga persatuan dan kedamaian Di Nabire

 

Tak hanya itu, festival ini juga akan diramaikan dengan pameran foto dan video jurnalistik, yang menampilkan karya-karya wartawan Papua. Pameran tersebut menjadi ruang apresiasi sekaligus refleksi atas peran pers dalam merekam realitas sosial di Tanah Papua.

 

Panitia mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Kabupaten Nabire, untuk datang dan menyaksikan langsung hasil karya jurnalistik yang dipamerkan selama festival berlangsung. Puncak kegiatan akan ditutup dengan Malam Anugerah Jurnalis Favorit, yang dijadwalkan pada 26 Januari 2026.

 

Pada malam penganugerahan tersebut, panitia akan memberikan penghargaan kepada wartawan yang telah lama mengabdikan diri di dunia jurnalistik, berdasarkan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia serta pengurus Asosiasi Wartawan Papua sejak September 2025.

 

Festival Media Papua Pertama mengusung tema “Media Profesional dan Inklusif untuk Tanah Papua yang Damai dan Bermartabat”, dengan semangat Papua Tengah Ikon Bisa Lebih Baik. Kegiatan ini juga melibatkan perwakilan mahasiswa serta pelajar tingkat SMA/SMK sebagai bagian dari edukasi literasi media bagi generasi muda.

 

Seluruh rangkaian acara akan berlangsung pada Selasa, 13 Januari hingga Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua Tengah, mulai pukul 15.00 WIT.

 

Mengakhiri pernyataannya, Abeth Abraham You, selaku Ketua Panitia, mewakili pengurus Asosiasi Wartawan Papua, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh wartawan dari lima provinsi lainnya.

 

“Perjuangan kita hanya satu, yaitu mewujudkan jurnalisme damai di Tanah Papua,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire
Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi
Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo
Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Semua Pihak Jaga Keamanan Tolikara dan Puncak Jaya
DK Donat Gunung Batu Curi Perhatian Pecinta Kuliner, Pelanggan Asal Papua Puji Kelembutan dan Variasi Topping
Cuanki Anugerah Gunung Batu Jadi Favorit Pecinta Kuliner, Pelanggan Sebut Rasanya Lezat dan Bikin Ketagihan
Sariater Hadirkan Pengalaman Wisata Tak Terlupakan, Mila dan Micci: Tempatnya Nyaman dan Sangat Menyenangkan
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:00

Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16

Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:46

Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:29

Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:18

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Semua Pihak Jaga Keamanan Tolikara dan Puncak Jaya

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:34

Cuanki Anugerah Gunung Batu Jadi Favorit Pecinta Kuliner, Pelanggan Sebut Rasanya Lezat dan Bikin Ketagihan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:39

Sariater Hadirkan Pengalaman Wisata Tak Terlupakan, Mila dan Micci: Tempatnya Nyaman dan Sangat Menyenangkan

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:27

Papua Tengah Kenalkan Inovasi KOHARUSEHAT di Forum Nasional, Jadi Model Transformasi Layanan Kesehatan Wilayah 3T

Berita Terbaru