Kasat Reskrim Polres Nabire Jelaskan Kronologis Kematian seorang pria di warkop grilmulyo

- Penulis

Senin, 16 Juni 2025 - 14:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Seorang pria berinisial OB ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di Warung Makan & Minum Kopi Girimulyo, Kelurahan Girimulyo, Distrik Nabire, pada Minggu sore (15/6/2025). Kejadian ini kini tengah diselidiki secara intensif oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nabire.

Kapolres Nabire melalui Kasat Reskrim AKP Bertu H.E. Anwar, S.T.K., S.I.K., membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi Senin siang (16/6/2025). Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan serangkaian langkah awal penyelidikan.

“Benar, kami telah menerima laporan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di Warung Kopi Girimulyo. Tim kami langsung turun ke lokasi dan melakukan olah TKP,” ujar AKP Bertu.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban diketahui berinisial OB, pria kelahiran Enaro, 29 Agustus 1969. Ia berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan berdomisili di Kotalama, Kelurahan Morgo, Distrik Nabire.

Adapun pemilik warung kopi tempat kejadian adalah pasangan suami istri berinisial ISH (52 tahun) dan RS (31 tahun), keduanya merupakan warga Kelurahan Girimulyo, Distrik Nabire.

Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun pihak kepolisian, peristiwa bermula saat korban datang ke warung sekitar pukul 17.00 WIT. Ia memesan nasi ayam goreng, sayur bening, dan air hangat. Setelah menyantap makanan dan meminta tambahan nasi, korban tiba-tiba menghentikan aktivitas makan dan meminta izin untuk berbaring di kursi panjang di depan warung.

Baca Juga:  Rute Baru Batik Air Ambon–Nabire Mulai 23 April 2026, Akses Papua Tengah Kian Terbuka

Sekitar 15 menit kemudian, pemilik warung mencoba membangunkan korban, namun tidak mendapat respons. Situasi ini segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Tak lama kemudian, korban dievakuasi ke RSUD Nabire oleh petugas.

“Korban diketahui sering datang ke warung tersebut dan memesan menu yang sama. Ia juga kerap mengeluh sesak napas dan tampak lemas saat datang,” jelas AKP Bertu.

Dari hasil pemeriksaan visum luar oleh tim medis RSUD Nabire, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun demikian, penyebab pasti kematian masih belum dapat dipastikan.

“Indikasi awal mengarah pada faktor kesehatan. Namun untuk memastikan penyebab kematian, kami telah mengamankan beberapa sampel makanan dan menunggu hasil laboratorium,” terang Kasat Reskrim.

Sebagai bagian dari penyelidikan, Satreskrim Polres Nabire telah mengamankan sejumlah sampel makanan dan minuman dari lokasi kejadian, yaitu:

1. Nasi putih

2. Ayam goreng

3. Air galon dalam botol

4. Air galon dari dispenser

5. Sisa makanan (nasi dan kuah sayur bening)

Pihak Polres Nabire mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Masyarakat diminta tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat kepolisian.

 

Papedanews

Berita Terkait

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Gubernur Wakil Pempus di Daerah, ada Aturan Mainnya, Jangan Serang Meluluh.
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Berita ini 237 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:23

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:48

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05

Sebuah video Beredar ,Mengaku Bertanggung Jawab atas Penembakan pilot dan Pesawat.

Berita Terbaru