Ini wajah Pengepul Emas Ilegal, Diduga Bebas Beroperasi di Nabire, Konfirmasi Diabaikan

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 12:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah Papedanews.com Aktivitas pembelian emas tanpa izin kembali menjadi sorotan di Kabupaten Nabire. Seorang pengepul emas berinisial AR, yang diketahui merupakan warga asal Makassar dan berdomisili di Timika, diduga sudah berulang kali datang ke Nabire untuk mencari serta membeli emas tanpa mengantongi surat izin resmi pembelian emas.

Informasi tersebut disampaikan oleh salah satu narasumber berinisial YT, yang menyebut bahwa AR kerap melakukan transaksi pembelian emas di wilayah Nabire. Dugaan aktivitas ilegal ini memicu keresahan masyarakat karena dinilai merugikan daerah dan berpotensi menimbulkan praktik perdagangan emas ilegal yang tidak terkontrol.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Yang bersangkutan sering datang dan melakukan transaksi pembelian emas. Setahu kami, tidak ada izin resmi yang dikantongi,” ungkap YT kepada media.

 

Saat upaya konfirmasi dilakukan kepada AR terkait dugaan tersebut, yang bersangkutan disebut hanya membaca pesan yang dikirim tanpa memberikan tanggapan maupun klarifikasi kembali. Sikap bungkam itu semakin menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Diduga Bongkar Lokasi Emas, Warga Soroti Aktivitas Warga Korea di Totoberi, Distrik Wapoga

 

Warga menilai praktik seperti ini tidak boleh dibiarkan terus berlangsung. Selain berpotensi merugikan pendapatan daerah, aktivitas pembelian emas tanpa izin juga dikhawatirkan membuka ruang bagi permainan harga, eksploitasi penambang kecil, hingga potensi tindak pidana lainnya.

 

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum serta instansi terkait segera turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap dugaan aktivitas AR dan pihak-pihak lain yang terlibat. Penegakan hukum yang tegas dinilai penting agar Nabire tidak menjadi tempat bebas bagi para pengepul ilegal menjalankan bisnis tanpa aturan.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan aktivitas tersebut.

Berita Terkait

NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel
Polres Mimika Ungkap Peredaran Sabu Sistem Tempel, Residivis Kembali Ditangkap
Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat dalam Praktik 303 di Paniai, Polisi Bungkam Saat Dikonfirmasi
李先生:外国公民才是森林破坏的罪魁祸首,传统权利的拥有者被蒙蔽了。
Polres Nabire Evakuasi Korban Penembakan dan Pembakaran Pos di Area PT Kristal, Turunkan 150 Personel Gabungan
Sat Reskrim Polres Nabire Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Perkara Pencurian dan Penadahan ke Kejaksaan
POLRES NABIRE RINGKUS SINDIKAT CURANMOR MODUS GUNTING GEMBOK; SATU PELAKU MERUPAKAN BURONAN LAPAS
Kasus Penganiayaan Berujung Pembunuhan, Polres deiyai Amankan Dua Terduga Pelaku
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:32

Sentuh Luka Kemanusiaan di Puncak, Gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah Pastikan Korban Terlindungi dan Masa Depan Anak-anak Terjaga

Kamis, 16 April 2026 - 09:26

NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel

Selasa, 14 April 2026 - 14:37

Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana

Jumat, 10 April 2026 - 06:52

Polres Mimika Ungkap Peredaran Sabu Sistem Tempel, Residivis Kembali Ditangkap

Jumat, 10 April 2026 - 06:13

Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan

Minggu, 5 April 2026 - 16:44

NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April

Sabtu, 4 April 2026 - 09:25

ESDM Papua Tengah: LPG dan BBM Tetap Normal, Distribusi Energi Stabil

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:33

Pernyataan Korwil BGN Tuai Sorotan, Mitra SPPG 01 Seriwini Bantah Keras dan Ungkap Fakta Lapangan

Berita Terbaru