Gara-Gara pengaruh Miras, Pemuda di Nabire Nekat Rampas Motor dengan Kampak

- Penulis

Rabu, 30 Juli 2025 - 07:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Akibat pengaruh minuman keras, seorang pemuda berinisial SD (23) warga SPC Nabire, nekat melakukan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) di kawasan Pasar Karang, Jalan A. Gobay, Kelurahan Karang Tumaritis, Kecamatan Nabire, Rabu (WIT) pagi. Aksi brutal ini membuat geger warga dan nyaris merenggut mata pencaharian seorang tukang ojek.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.20 WIT saat korban, MM (28), tengah mangkal menunggu penumpang di pangkalan ojek. Pelaku mendatangi korban dengan membawa kampak dan berupaya merampas sepeda motor korban sambil mengancam. Namun, korban melakukan perlawanan sengit menggunakan pisau, memaksa pelaku melarikan diri.

“Saya hanya berpikir harus bertahan. Motor itu satu-satunya mata pencaharian saya,” tegas korban saat dimintai keterangan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatirau, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Bertu Haridyka, S.I.K., S.H., M.H., membenarkan kejadian tersebut dan mengungkapkan bahwa pelaku berhasil ditangkap hanya lima menit setelah kejadian oleh tim gabungan Resmob dan Dalmas.

Baca Juga:  Ketua LMA Tujuh Suku Meyah Tegas Tolak Aktivitas APRI di Waprasmasi Manokwari

Hasil interogasi mengungkap, sebelum beraksi pelaku sempat mengonsumsi minuman keras bersama dua rekannya, MP dan JP. Dalam kondisi mabuk, pelaku didorong oleh JP untuk merampas motor korban menggunakan kampak milik JP.

 

“Respons cepat adalah bentuk komitmen kami memberantas kejahatan jalanan, terlebih jika sudah menyangkut keselamatan warga,” tegas AKP Bertu Haridyka.

 

Polisi mengamankan barang bukti berupa:

1 buah kampak (alat kejahatan)

1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam, nopol PA 6253 KH

Kasus ini kini dikembangkan lebih lanjut. Penyidik tengah memburu dua rekan pelaku yang diduga terlibat langsung dan mendalami kemungkinan jaringan pencurian kendaraan bermotor.

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 147 kali dibaca
Tag :

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru