Dinkes Papua Tengah Tingkatkan Kapasitas Tenaga Kesehatan, Perkuat Layanan HIV Demi Capai Target Eliminasi AIDS 2030

- Penulis

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat penanggulangan HIV melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar Clinical Mentoring Evaluation Meeting Program HIV yang berlangsung selama empat hari, 28–31 Juli 2026, di Aula Hotel Mahavira, Nabire.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Obeth Tekege, SKM., M.Kes yang didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) serta Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2M).

Peserta berasal dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Puskesmas Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP) di Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penyelenggaraan layanan HIV.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Obeth Tekege menegaskan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kesehatan merupakan fondasi utama dalam menghadirkan pelayanan HIV yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan bagi masyarakat Papua Tengah.

“Melalui kegiatan ini, tenaga kesehatan diharapkan semakin siap memberikan pelayanan sesuai standar nasional, sehingga masyarakat memperoleh akses layanan HIV yang cepat, tepat, dan bermutu,” ujarnya.

Menurut Obeth, penguatan kapasitas tenaga kesehatan juga menjadi bagian dari implementasi visi dan misi Gubernur Papua Tengah dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar di bidang kesehatan serta mewujudkan masyarakat Papua Tengah yang sehat, cerdas, produktif, dan sejahtera.

Baca Juga:  Kadis Perhubungan Provinsi Papua Tengah Hadiri FGD RTRW 2025–2044 di Timika

 

Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh pembaruan mengenai kebijakan nasional program HIV, tata laksana pelayanan HIV, implementasi strategi Test and Treat pemberiannyaTerapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi Orang dengan HIV (ODHIV), pelayanan laboratorium HIV, hingga penguatan sistem pencatatan dan pelaporan melalui aplikasi SIHA 2.1

 

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi kasus, berbagi praktik terbaik (best practice), serta penyusunan rencana tindak lanjut yang akan diterapkan di masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan HIV yang aman dan profesional.

 

Pelaksanaan Clinical Mentoring Evaluation Meeting Program HIV juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mendukung target nasional 95-95-95 menuju eliminasi AIDS pada tahun 2030. Target tersebut menekankan pentingnya deteksi dini, peningkatan cakupan pengobatan antiretroviral, dan keberhasilan terapi hingga pasien mencapai supresi virus.

 

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah berharap seluruh fasilitas pelayanan HIV di Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai mampu menghadirkan layanan yang semakin profesional, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Dengan demikian, upaya pengendalian HIV dapat berjalan lebih efektif sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Papua Tengah.

Berita Terkait

Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire
Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi
Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo
Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Semua Pihak Jaga Keamanan Tolikara dan Puncak Jaya
DK Donat Gunung Batu Curi Perhatian Pecinta Kuliner, Pelanggan Asal Papua Puji Kelembutan dan Variasi Topping
Cuanki Anugerah Gunung Batu Jadi Favorit Pecinta Kuliner, Pelanggan Sebut Rasanya Lezat dan Bikin Ketagihan
Sariater Hadirkan Pengalaman Wisata Tak Terlupakan, Mila dan Micci: Tempatnya Nyaman dan Sangat Menyenangkan
Berita ini 76 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:00

Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16

Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:46

Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:29

Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:18

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Semua Pihak Jaga Keamanan Tolikara dan Puncak Jaya

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:34

Cuanki Anugerah Gunung Batu Jadi Favorit Pecinta Kuliner, Pelanggan Sebut Rasanya Lezat dan Bikin Ketagihan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:39

Sariater Hadirkan Pengalaman Wisata Tak Terlupakan, Mila dan Micci: Tempatnya Nyaman dan Sangat Menyenangkan

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:27

Papua Tengah Kenalkan Inovasi KOHARUSEHAT di Forum Nasional, Jadi Model Transformasi Layanan Kesehatan Wilayah 3T

Berita Terbaru