Diduga Tak Dapat Japrem, Oknum Wartawan Angkat Isu 303

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Sebuah pemberitaan mengenai dugaan praktik perjudian sabung ayam atau yang dikenal dengan istilah 303 belakangan ramai dibicarakan. Namun, muncul dugaan bahwa pemberitaan tersebut dipicu oleh kekecewaan oknum wartawan yang tidak mendapatkan “japrem” atau jatah premi.

 

Sejumlah rekan seprofesi menyayangkan langkah itu. Mereka menilai seharusnya ada koordinasi di antara insan pers agar informasi yang disajikan tetap berimbang dan tidak terkesan menyudutkan satu daerah saja.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Saya membaca berita itu seolah-olah perjudian sabung ayam hanya ada di Nabire. Padahal, saya yakin di tempat lain juga ada praktik serupa,” ujar salah seorang jurnalis senior yang enggan disebut namanya, Sabtu (27/9/2025).

Baca Juga:  Lomba Bertutur Cerita Rakyat Papua Tengah Digelar, Upaya Nyata Lestarikan Budaya Generasi Muda

 

Ia menegaskan, kritik terhadap praktik perjudian memang sah-sah saja dilakukan oleh pers sebagai fungsi kontrol sosial. Namun, jika pemberitaan didasari oleh motif pribadi, hal itu justru merusak citra profesi wartawan.

 

“Bukan berarti saya membela 303, tetapi kalau dasar pemberitaan hanya karena tidak dapat petunjuk atau jatah, jelas itu tidak sehat,” tambahnya.

 

Di sisi lain, ia mengajak agar para jurnalis tetap menjaga etika profesi dengan mengedepankan kode etik jurnalistik. “Setidaknya kita seprofesi saling koordinasi saja, sehingga masyarakat tidak menilai wartawan bekerja berdasarkan kepentingan tertentu,” tuturnya.

 

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru