Polres Nabire menerima laporan warga, adanya peristiwa pemukulan terjadi di kantor perikanan

- Penulis

Rabu, 17 September 2025 - 08:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K, melalui Kasat Reskrim Iptu Habibi Cendrawasih Salosa, S.Tr.k .SIK membenarkan adanya laporan terkait peristiwa itu. Dengan surat laporan LP/B/282/IX/2025/SPKT/POLRES NABIRE /POLDA PAPUA TENGAH  Rabu 17/9/2025,

SECARA KEKERASAN MELAKUKAN KEKERASAN TERHADAP ORANG DAN ATAU BARANG Pihak kepolisian langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan resmi.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, kami telah menerima laporan adanya tindakan pengancaman, pemukulan, serta pengrusakan di Kantor Dinas Perikanan Provinsi Papua Tengah. Saat ini tim sudah melakukan olah TKP, mengambil keterangan saksi, dan melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap pelaku maupun motifnya,” ungkap Iptu Habibi kepada wartawan, Rabu (17/9/2025).

 

 

Kasat Reskrim menegaskan bahwa Polres Nabire akan menindak tegas setiap bentuk aksi premanisme yang mengganggu ketertiban umum, apalagi terjadi di kantor pemerintahan. Beberapa saksi dari pihak pegawai maupun masyarakat sekitar telah dimintai keterangan untuk memperkuat bukti awal.

 

“Langkah-langkah penyelidikan masih berjalan. Kami juga mengumpulkan  barang bukti lain untuk memperjelas kronologi,” tambahnya.

Baca Juga:  Tak butuh waktu lama , polres nabire berhasil ungkap kasus curanmor

Peristiwa ini sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan kantor dinas. Namun, situasi kini telah kembali kondusif setelah aparat kepolisian turun langsung mengamankan lokasi. Polres Nabire juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

 

Pihak kepolisian menekankan bahwa setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

 

“Kami pastikan kasus ini ditangani secara profesional dan transparan demi terciptanya rasa aman di tengah masyarakat,” tegas Kasat reskrim

 

Kejadian ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian di Papua Tengah. Selain melindungi aparatur sipil negara saat bertugas, kepolisian juga berkomitmen mencegah tindakan main hakim sendiri yang berpotensi meresahkan masyarakat.

Polres Nabire mengajak seluruh warga untuk segera melapor bila mengetahui informasi tambahan terkait aksi pengancaman dan pengrusakan tersebut.

“Setiap laporan dari masyarakat sangat penting untuk mempercepat pengungkapan kasus ini,” pungkas Iptu Habibi.

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 56 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru