Diduga Mengatasnamakan tim sukses, kepala dinas pangan, pertanian dan kelautan menjadi korban pemukulan

- Penulis

Rabu, 17 September 2025 - 07:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Kekerasan terhadap aparatur negara kembali terjadi. Kepala Dinas Pangan, Pertanian, dan Kelautan Provinsi Papua Tengah, Frence Papara, mengalami pemukulan saat puluhan orang menyerang kantornya. Insiden ini menjadi peringatan keras bahwa dinamika politik dan kepentingan pengadaan dinas tidak boleh berujung pada kekerasan.

 

Sekitar 40 orang masuk ke dalam lingkungan dinas dan melakukan intimidasi. Mereka menutup pagar, mematikan listrik, serta merampas ponsel pegawai agar kejadian tidak terekam. Setelah itu, sekelompok pelaku melakukan penganiayaan terhadap Frence dan pegawai lainnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Pukulan datang bertubi-tubi. Saya berusaha menahan serangan agar wajah tidak kena, tapi telinga, leher, dan bahu saya terkena hantaman,” ujar Frence. Selain dirinya, dua pegawai lain juga ikut menjadi korban pemukulan.

Baca Juga:  Media di Papua Tengah Dinilai Kehilangan Independensi

Aksi kekerasan ini dipicu tuntutan sekelompok orang yang mengaku sebagai tim sukses. Mereka meminta agar seluruh kegiatan pengadaan dinas diserahkan kepada mereka. Namun, sebagian kegiatan sudah terikat kontrak resmi sehingga tidak mungkin dibatalkan.

 

“Mereka ingin semua pengadaan pekerjaan dialihkan, termasuk yang sudah kontrak. Itu jelas tidak bisa kami terima,” tegas Frence.

Kasus ini sudah dilaporkan ke kepolisian. Frence berharap aparat segera mengusut tuntas para pelaku dan memberikan efek jera.

“Kami ingin hal ini tidak terulang di dinas lain. Kekerasan tidak boleh menjadi cara menyelesaikan persoalan. Pelaku harus diproses hukum,” tandasnya.

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Berita ini 872 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru