Nabire, Papua Tengah Papedanews.com Melalui Musyawarah Besar (Mubes) yang digelar secara terbuka dan demokratis, Agus Suprayitno resmi terpilih sebagai Kepala Suku Besar Pasundan–Jawa–Madura. Pengukuhan tersebut disaksikan para tokoh masyarakat, perwakilan sub-suku, serta puluhan warga dari tiga paguyuban. Sabtu ( 29/11/2025 )
Dalam sambutannya, Agus Suprayitno menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan bahwa jabatan Kepala Suku merupakan tanggung jawab moral yang besar, namun akan menjadi ringan jika dijalankan secara bersama-sama.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini adalah tanggung jawab berat, tapi tidak akan terasa berat kalau kita memikulnya bersama-sama. Kepala suku adalah ‘solving problem’, pengurang masalah, pengidentifikasi masalah, dan penyelesai masalah,” ungkap Agus.
Agus menegaskan bahwa kepemimpinan bukanlah posisi untuk menikmati kenyamanan, melainkan kesiapan untuk berkorban dan memberikan pelayanan.
“Kepala suku itu tidak enak. Kalau mau enak, jangan jadi pemimpin. Pemimpin harus siap berjuang, siap menjelita, siap memikul amanah,” tegasnya.
Dalam visi ke depan, Agus Suprayitno menyampaikan rencana untuk membentuk struktur sub-suku di setiap kampung. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat koordinasi dan mempermudah penyelesaian masalah di tingkat masyarakat.
“Ke depan saya akan membentuk sub-suku di masing-masing kampung. Tujuannya supaya setiap permasalahan bisa cepat diketahui dan diselesaikan,” ujarnya.
Ia juga meminta izin dan dukungan dari para tetua, khususnya Bapak Tunggiran, untuk bersama-sama menyusun langkah strategis demi kemajuan tiga paguyuban besar—Pasundan, Jawa, dan Madura.
Dalam kesempatan yang sama, salah satu tokoh masyarakat menyampaikan ucapan selamat kepada Agus Suprayitno serta mengajak seluruh warga untuk meninggalkan perbedaan pilihan yang terjadi selama proses Mubes.
“Mubes adalah keputusan tertinggi. Walaupun kita berbeda pilihan, jangan menjadikan perbedaan itu sebagai pemicu perpecahan. Kita tetap satu keluarga besar Pasundan–Jawa–Madura,” katanya.
Ia juga menegaskan komitmen untuk berkolaborasi bersama Kepala Suku yang baru dalam menjaga kekompakan dan keharmonisan.
Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar kepemimpinan baru ini membawa dampak positif bagi kemajuan paguyuban serta mempererat persatuan antarwarga.
Agus Suprayitno dan Bapak Tunggiran sepakat untuk segera menyusun langkah kerja awal sebagai bentuk respons cepat terhadap amanah yang diberikan masyarakat.



























