Serapan Anggaran Papua Tengah Belum Merata, OPD Diminta Percepat Realisasi Program

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Pemerintah Provinsi Papua Tengah meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat pengendalian program dan kegiatan menyusul realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semester I Tahun Anggaran 2026 yang mencapai sekitar 43 persen.

Capaian tersebut menjadi perhatian Pemprov Papua Tengah karena tingkat realisasi anggaran antar-OPD masih belum merata. Kondisi ini dinilai perlu segera dievaluasi, terutama sebagai bahan persiapan penyusunan APBD Perubahan 2026 dan APBD Induk 2027.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Tengah, Dr. Silwanus Sumule, kepada awak media usai mengikuti Monitoring Meja Semester I Tahun Anggaran 2026 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) di LPP RRI Nabire, Kamis (13/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Silwanus menjelaskan, secara keseluruhan realisasi APBD Papua Tengah berada pada kisaran 33,7 hingga 43 persen. Namun, angka tersebut belum menggambarkan kondisi seluruh perangkat daerah karena terdapat OPD yang telah mencapai realisasi di atas 50 persen, sementara lainnya masih berada di bawah 33 persen.

Baca Juga:  Papua Tengah Dorong Kebijakan Pusat Lebih Tepat Sasaran, Wamen Bappenas Disambut Wagub Deinas

“Secara provinsi sudah mencapai 43 persen. Tetapi masih ada perangkat daerah yang sudah di atas 50 persen dan ada juga yang masih di bawah 33 persen. Ini yang harus kita lihat dan kita kawal bersama,” ujar Silwanus.

Ia meminta pimpinan OPD melakukan pengendalian secara berkala terhadap seluruh program dan kegiatan yang menjadi tanggung jawab masing-masing. Pengukuran terhadap progres pekerjaan juga perlu dilakukan sejak awal agar pemerintah dapat mengetahui potensi hambatan sebelumnya.

Berita Terkait

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi
Tiket Turun Jadi Rp400 Ribu, Sony Bekies Kogoya Apresiasi Subsidi dari pemprov papua tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire
LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai
PLTS 30 kW Akan Terangi Dua Distrik di Kabupaten Puncak
Berkas Perkara P-21, Polres Nabire Serahkan ABH dan Barang Bukti ke JPU
Pemprov Papua Tengah Luncurkan Penerbangan Subsidi Layani Enam Rute Pedalaman
Semarak HUT ke-81 RI, Kepala Suku Besar Woa Gerki Waibusi Gelar Berbagai Kegiatan di Nabire
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:01

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:23

Tiket Turun Jadi Rp400 Ribu, Sony Bekies Kogoya Apresiasi Subsidi dari pemprov papua tengah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:54

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:06

LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:27

PLTS 30 kW Akan Terangi Dua Distrik di Kabupaten Puncak

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:42

Pemprov Papua Tengah Luncurkan Penerbangan Subsidi Layani Enam Rute Pedalaman

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:01

Petrus Tekege Apresiasi Subsidi Penerbangan Pemprov Papua Tengah: “Konektivitas Adalah Kunci Pembangunan”

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:05

Wagub Papua Tengah Kenakan Busana Adat Lani di HUT RI ke-81, Pesan Persatuan dari Puncak Jaya

Berita Terbaru