Nabire Papua Tengah papedanews.com Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan nasional di sektor pangan dengan mengikuti kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang dipimpin langsung oleh274 Presiden RI Prabowo Subianto secara daring pada awal Januari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengumumkan bahwa Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan, khususnya komoditas beras, jauh lebih cepat dari target yang telah ditetapkan. Jika sebelumnya swasembada beras ditargetkan tercapai dalam waktu empat tahun, realisasinya berhasil diwujudkan hanya dalam kurun satu tahun.
Berdasarkan data resmi pemerintah dan Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional pada 2025 mencapai 34,71 juta ton, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Pencapaian tersebut dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan sekaligus kedaulatan pangan nasional.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Presiden Prabowo menegaskan bahwa kemandirian pangan merupakan salah satu pilar utama kedaulatan bangsa. Menurutnya, Indonesia harus mampu memenuhi kebutuhan pangan dari hasil produksi dalam negeri sehingga tidak lagi bergantung pada impor.
Keberhasilan tersebut, lanjut Presiden, merupakan hasil sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, serta dukungan TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas produksi, distribusi, hingga pengamanan sektor pangan.
Selain itu, pemerintah juga menunjukkan keberpihakan kepada petani melalui berbagai kebijakan strategis, di antaranya kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah, penyederhanaan regulasi distribusi pupuk, peningkatan alokasi pupuk bersubsidi, serta pemberantasan mafia pangan dan praktik korupsi di sektor pertanian.
Menanggapi capaian tersebut, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk terus mengembangkan potensi pertanian daerah sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.
“Pemerintah Provinsi Papua Tengah siap mendukung perluasan swasembada pada komoditas strategis lainnya, sekaligus menjadikan sektor pangan sebagai fondasi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, berkeadilan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Papua Tengah,” ujar Meki Nawipa, Rabu (7/1/2026).
Menurutnya, Papua Tengah memiliki potensi sumber daya alam dan lahan pertanian yang besar untuk dikembangkan. Karena itu, pemerintah daerah akan terus memperkuat program pembangunan sektor pertanian melalui peningkatan produksi, pendampingan petani, penguatan infrastruktur pertanian, serta kolaborasi dengan pemerintah pusat.
Kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional tersebut diikuti Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Wakil Gubernur Deinas Geley, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, Staf Ahli Gubernur, para Asisten Sekda, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Turut hadir pula unsur TNI, Polri, dan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) yang mengikuti kegiatan secara daring dari Ruang Rapat Gubernur Papua Tengah di Nabire.
Pemprov Papua Tengah berharap keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan sektor pertanian di Papua Tengah, meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat kontribusi daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional serta pembangunan Papua Tengah yang mandiri, maju, dan berdaya saing. (*)


















