Pemprov Papua Tengah Gandeng Tiga Bank Nasional, Perkuat Fondasi Ekonomi dan Perluas Akses Keuangan

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 18:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE Papua Tengah papedanews.com Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat fondasi pembangunan ekonomi daerah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU)  dengan tiga bank nasional, yakni **Bank Negara Indonesia (BNI) Bank Mandiri, dan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pengelolaan keuangan daerah, memperluas inklusi keuangan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Penandatanganan MoU berlangsung di Ruang Rapat Gubernur Papua Tengah, Nabire, Sabtu (18/4/2026), dan dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa bersama perwakilan ketiga bank nasional tersebut.

Dalam sambutannya, Meki Nawipa menegaskan bahwa kolaborasi dengan sektor perbankan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi mitra yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami mencari kerja sama yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat Papua Tengah,”ujar Meki Nawipa.

Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan ketiga bank nasional sepakat mendorong sejumlah program prioritas, di antaranya optimalisasi pengelolaan dan pendapatan daerah, perluasan layanan jasa keuangan, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat.

Kesepakatan itu juga mencakup pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya mama-mama Papua, melalui pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR) dan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar pelaku usaha lokal memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usahanya.

Baca Juga:  Meki Nawipa Kutuk Kekerasan terhadap Warga Sipil, Kedepankan Dialog untuk Penyelesaian Konflik di Puncak

Selain mendukung sektor UMKM, kerja sama tersebut diarahkan pada pengembangan sumber daya manusia lokal melalui peningkatan kapasitas dan pembukaan peluang kerja di sektor perbankan bagi Orang Asli Papua (OAP)

Menurut Gubernur, langkah tersebut merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak tenaga profesional dan calon pemimpin masa depan yang berasal dari Papua Tengah.

Perluasan jaringan layanan perbankan hingga ke wilayah terpencil juga menjadi perhatian utama dalam kerja sama ini. Pemerintah berharap masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan dapat menikmati kemudahan transaksi, pembiayaan usaha, serta berbagai layanan perbankan lainnya.

Meki Nawipa menegaskan bahwa kemitraan antara pemerintah daerah dan sektor perbankan harus mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan kapasitas fiskal daerah.

> **”Jika kerja sama ini memberikan hasil yang baik bagi pemerintah daerah dan masyarakat, tentu akan terus kita lanjutkan sebagai kemitraan strategis jangka panjang,” tegasnya.

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap tercipta ekosistem ekonomi yang semakin kuat, inklusif, dan berdaya saing, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang melalui akses permodalan, layanan keuangan yang merata, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru