Meki Nawipa Perkuat Sinergi dengan Kejati Papua, Pastikan RPJMD 2025–2029 Tepat Sasaran

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 16:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE Papua Tengah papedanews.com Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan Tinggi Papua. Kerja sama tersebut diharapkan menjadi landasan penguatan pengawasan dan pendampingan hukum terhadap pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Tengah periode 2025–2029.

Penandatanganan nota kesepahaman berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama, Nabire, Senin (18/5/2026).

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Tengah dengan Kejaksaan Tinggi Papua sebagai bentuk penguatan dukungan hukum dalam pelaksanaan tugas dan fungsi kepemiluan di Provinsi Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian, beserta seluruh jajaran atas komitmen dan dukungan dalam mengawal agenda pembangunan di provinsi termuda tersebut.

Menurut Meki Nawipa, sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menjadi faktor penting untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pendampingan dari Kejaksaan Tinggi Papua merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan dilaksanakan sesuai aturan, sehingga mampu mewujudkan pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Meki Nawipa.

Baca Juga:  Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”

Ia menjelaskan, sebagai daerah otonom baru, Papua Tengah masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari kondisi geografis yang sulit dijangkau, keterbatasan infrastruktur, hingga kebutuhan pelayanan dasar masyarakat yang masih harus terus ditingkatkan.

Karena itu, menurutnya, pelaksanaan RPJMD dan berbagai program prioritas memerlukan pengawalan yang kuat agar setiap tahapan pembangunan berjalan efektif, efisien, dan bebas dari persoalan hukum.

Meki juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen membangun budaya pemerintahan yang mengedepankan integritas, kepatuhan terhadap regulasi, serta pengelolaan keuangan daerah yang bertanggung jawab.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperkuat aspek pencegahan terhadap potensi pelanggaran hukum, tetapi juga meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui pendampingan hukum yang bersifat preventif dan solutif.

Dengan adanya sinergi antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Kejaksaan Tinggi Papua, pelaksanaan RPJMD 2025–2029 beserta berbagai program strategis diharapkan dapat berjalan lebih optimal, memberikan kepastian hukum dalam setiap proses pembangunan, serta mempercepat terwujudnya Papua Tengah yang maju, berdaya saing, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.

Berita Terkait

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga
Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan
Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah
Gubernur Meki Nawipa ke KNPI: Jangan Jadi Penonton, Pemuda Harus Turun Tangan Bangun Papua Tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi
Tiket Turun Jadi Rp400 Ribu, Sony Bekies Kogoya Apresiasi Subsidi dari pemprov papua tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire
LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:27

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:12

Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:26

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:10

Gubernur Meki Nawipa ke KNPI: Jangan Jadi Penonton, Pemuda Harus Turun Tangan Bangun Papua Tengah

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:01

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:54

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:06

LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:27

PLTS 30 kW Akan Terangi Dua Distrik di Kabupaten Puncak

Berita Terbaru