Meki Nawipa: Hasil Forum Strategis Papua Harus Diwujudkan dalam Aksi Nyata

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMIKA Papua Tengah papedanews.com Ketua Asosiasi Kepala Daerah se-Tanah Papua yang juga Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa menegaskan bahwa seluruh rekomendasi yang lahir dari Forum Koordinasi Strategis Percepatan Pembangunan Papua harus segera diterjemahkan menjadi program dan kebijakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Meki Nawipa saat menutup rangkaian Forum Koordinasi Strategis Percepatan Pembangunan Papua yang berlangsung selama dua hari di Hotel Horison Diana, Kabupaten Mimika, Selasa (12/5/2026).

Forum yang mempertemukan pemerintah pusat dan pemerintah daerah se-Tanah Papua itu menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam mempercepat pembangunan melalui tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, kolaboratif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian PPN/Bappenas, DPR RI, Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP), para gubernur, bupati, dan wali kota se-Tanah Papua, akademisi, serta berbagai mitra pembangunan.

Dalam sambutannya, Meki Nawipa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya forum tersebut. Menurutnya, pembangunan Papua memerlukan komitmen bersama dan tidak dapat dijalankan secara sendiri-sendiri.

> “Papua membutuhkan kolaborasi, bukan berjalan sendiri-sendiri. Forum seperti ini menjadi ruang penting untuk menyatukan langkah dan memastikan seluruh kebijakan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Papua,” ujar Meki Nawipa.

Baca Juga:  Buka Musrenbang 2027, Meki Nawipa Tegaskan Pengentasan Kemiskinan dan Penguatan Ekonomi Lokal Jadi Prioritas

Ia menegaskan bahwa tantangan pembangunan di Tanah Papua harus dijawab melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci untuk mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Meki juga mengingatkan bahwa hasil forum tidak boleh berhenti pada tataran diskusi atau rekomendasi semata. Seluruh kesepakatan yang telah dirumuskan harus segera ditindaklanjuti melalui kebijakan dan program yang terukur agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di seluruh wilayah Tanah Papua.

Menurutnya, percepatan pembangunan Papua membutuhkan langkah konkret, koordinasi yang berkelanjutan, serta komitmen bersama dalam mengawal setiap program agar berjalan efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang.

Forum Koordinasi Strategis Percepatan Pembangunan Papua diharapkan menjadi fondasi yang semakin memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan Papua yang maju, sejahtera, berdaya saing, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru