Buka Musrenbang 2027, Meki Nawipa Tegaskan Pengentasan Kemiskinan dan Penguatan Ekonomi Lokal Jadi Prioritas

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 16:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE Papua Tengah papedanews.com Gubernur Papua Tengah Meki Nawipasecara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus dan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Papua Tengah Tahun 2027 di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Senin (28/4/2026).

Musrenbang tersebut menjadi forum strategis untuk menyusun arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2027 dengan fokus pada penguatan ekonomi lokal, peningkatan daya saing daerah, serta percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Mengusung tema “Penguatan Ekonomi Lokal dan Daya Saing Daerah Berbasis Potensi Wilayah”, forum ini dihadiri para bupati se-Papua Tengah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), DPR Papua Tengah, akademisi, tokoh adat, tokoh agama, organisasi masyarakat, mitra pembangunan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting untuk merumuskan kebijakan pembangunan yang benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Papua Tengah harus dibangun dari kekuatan daerah sendiri. Tanah yang subur, laut yang kaya, serta kekuatan budaya harus menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Meki Nawipa.

Ia menekankan bahwa pembangunan Papua Tengah harus bertumpu pada potensi lokal, mulai dari sektor pertanian, perikanan dan kelautan, pariwisata, hingga pelestarian budaya sebagai identitas masyarakat Papua.

Tantangan Pembangunan Masih Besar

Dalam pemaparannya, Meki Nawipa mengungkapkan sejumlah indikator makro tahun 2025 yang masih menjadi tantangan serius bagi pembangunan Papua Tengah. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat sebesar 60,64, pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi **minus 6,01 persen, tingkat kemiskinan mencapai 29,45 persen, tingkat pengangguran terbuka berada di angka 3,62 persen, sedangkan **Gini Ratiotercatat 0,34

Menurutnya, data tersebut menunjukkan masih besarnya pekerjaan rumah pemerintah, terutama dalam menurunkan angka kemiskinan, membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, serta mempercepat pembangunan infrastruktur dan konektivitas, khususnya di wilayah pegunungan.

Baca Juga:  Tiket Turun Jadi Rp400 Ribu, Sony Bekies Kogoya Apresiasi Subsidi dari pemprov papua tengah

Meski demikian, ia optimistis berbagai tantangan tersebut dapat diatasi melalui perencanaan pembangunan yang matang, berbasis data, serta didukung kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Dana Otsus Harus Tepat Sasaran

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan Dana Otonomi Khusus (Otsus). Ia menegaskan bahwa dana tersebut harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran agar benar-benar memberikan manfaat bagi Orang Asli Papua (OAP), terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Dana Otsus harus dirasakan masyarakat. Tidak boleh ada program yang hanya menghabiskan anggaran tetapi tidak menyentuh kebutuhan rakyat,” tegasnya.

Menurut Meki Nawipa, setiap rupiah Dana Otsus harus mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat.

Perkuat Kolaborasi Bangun Papua Tengah

Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh bupati, pimpinan OPD, DPR Papua Tengah, tokoh adat, tokoh agama, kaum perempuan, pemuda, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam membangun Papua Tengah.

Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kesamaan visi, komitmen, dan kerja sama yang kuat agar setiap program benar-benar menghasilkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Perencanaan yang kita susun hari ini bukan hanya untuk menjawab kebutuhan saat ini, tetapi menjadi fondasi bagi masa depan Papua Tengah. Mari kita bekerja dengan hati, penuh kejujuran, tanggung jawab, dan semangat melayani masyarakat,”ujar Meki Nawipa sebelum secara resmi membuka Musrenbang RKPD dan Musrenbang Otonomi Khusus Tahun 2027.

Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap lahir berbagai program pembangunan yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan guna mempercepat pengentasan kemiskinan, memperkuat ekonomi lokal, serta mewujudkan Papua Tengah yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru