Tangis Haru Iringi Kepulangan Serda Hamdani ke Tanah Kelahiran, Prajurit Terbaik yang Gugur di Nabire

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 06:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Maros, Sulawesi Selatan Papedanews.com Suasana duka menyelimuti kediaman orang tua almarhum Serda Hamdani di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, saat jenazah tiba pada Senin (23/2/2026) pukul 16.40 WITA. Kedatangan almarhum disambut isak tangis keluarga, kerabat, serta rekan seangkatan dari TNI yang turut memberikan penghormatan terakhir.

Serda Hamdani merupakan prajurit TNI dari Deninteldam XVII/Cenderawasih yang gugur saat menjalankan tugas negara dalam insiden penyerangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nabire, Papua Tengah, pada Sabtu, 21 Februari 2026.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi TNI dan masyarakat luas.

Pada pukul 17.50 WITA, prosesi pemakaman militer dilaksanakan dengan penuh khidmat.

 

Upacara dipimpin langsung oleh Kasdim 1422/Maros, Mayor Czi Muh. Ilyas. Dentuman salvo dan penghormatan terakhir menjadi simbol penghargaan negara atas pengabdian dan pengorbanan almarhum.

 

Di mata keluarga, Serda Hamdani dikenal sebagai sosok prajurit terbaik, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Orang tua almarhum menyebut putranya sebagai kebanggaan keluarga yang telah mengabdikan hidupnya untuk bangsa dan negara.

Baca Juga:  Anggota DPR Papua Tengah Nikiron Wonda Hadiri Perayaan HUT GIDI ke-63 di Kimi

 

Semasa dinas, almarhum juga pernah dipercaya menjalankan misi perdamaian dunia bersama Pasukan Garuda TNI dalam misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon, sebuah penugasan yang menjadi bukti dedikasi dan profesionalismenya. Atas pengabdiannya, almarhum juga diketahui pernah menerima tanda jasa berupa medali penghargaan.

 

Serda Hamdani meninggalkan seorang istri dan dua orang anak perempuan yang masih membutuhkan kasih sayang dan bimbingan seorang ayah. Kepergiannya menjadi luka mendalam, namun juga meninggalkan jejak kehormatan sebagai prajurit yang gugur dalam tugas.

 

Kepergian Serda Hamdani menjadi pengingat bahwa di balik seragam loreng yang gagah, ada keluarga yang turut berkorban. Bangsa ini berutang hormat atas dedikasi dan pengabdian terbaik yang telah ia berikan hingga akhir hayatnya.

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 192 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru