Anggota DPR Papua Tengah Nikiron Wonda Hadiri Perayaan HUT GIDI ke-63 di Kimi

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah Papedanews.com  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah, Nikiron Wonda, S.AB, menghadiri rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) ke-63 yang berlangsung di Gereja Pison Kimi, Klasis Teluk Kimi, Nabire Timur. Rabu, 11 Februari 2026

Perayaan HUT GIDI ke-63 ini menandai perjalanan panjang pelayanan gereja sejak 12 Februari 1962 hingga 12 Februari 2026, sebagai salah satu gereja terbesar dan berpengaruh di Tanah Papua dalam bidang rohani, pendidikan, sosial, dan kemanusiaan.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) lahir dari gerakan penginjilan di pedalaman Papua pada awal 1960-an dan resmi berdiri pada 12 Februari 1962. Sejak awal berdirinya, GIDI tumbuh sebagai gereja pribumi yang memberitakan Injil sekaligus membangun martabat masyarakat Papua melalui pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pemberdayaan sosial.

 

GIDI berkembang pesat di wilayah Pegunungan Tengah Papua, kemudian meluas ke wilayah pesisir hingga kota-kota besar di Tanah Papua. Gereja ini dikenal kuat dalam pembinaan generasi muda, pelestarian budaya lokal, serta penguatan persatuan dan perdamaian masyarakat Papua.

 

Klasis Teluk Kimi saat ini membawahi 12 jemaat yang tersebar dari Nabire hingga Manokwari, dengan satu jemaat berada di wilayah Manokwari. Sesuai undangan tingkat klasis, seluruh jemaat membentuk panitia yang bekerja selama dua bulan dalam persiapan perayaan melalui berbagai kegiatan pertandingan, lomba rohani, dan kegiatan sosial.

 

Perayaan HUT GIDI ke-63 dilaksanakan secara besar-besaran di tingkat Klasis Nabire Timur Teluk Kimi sebagai wujud syukur atas perjalanan pelayanan gereja.

 

Saat di wawancarai awak media, Nikiron Wonda menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh jemaat GIDI.

 

“Sebagai pemerintah Provinsi Papua Tengah dan sebagai kader GIDI, saya menyampaikan selamat ulang tahun ke-63 kepada Gereja GIDI di seluruh Indonesia, khususnya di Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Nabire,” ujar Nikiron Wonda.

Baca Juga:  HIMBAUAN KAMTIBMAS KEPALA SUKU BESAR WILAYAH MEEPAGO PROVINSI PAPUA TENGAH

 

Ia menjelaskan bahwa Klasis Nabire merupakan klasis pertama yang kemudian melahirkan Klasis Wayu Anggar dan Klasis Teluk Kimi. Pada tahun 2023–2024 dilakukan pemekaran, dan melalui Konferensi Klasis di wilayah Yamo, Kabupaten Puncak pada 2025, Klasis Teluk Kimi ditetapkan secara definitif.

 

“Saat ini Klasis Teluk Kimi mencakup empat wilayah pemerintahan dan 12 jemaat. Ini adalah bukti pertumbuhan pelayanan gereja yang sangat pesat,” katanya.

 

Nikiron Wonda juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Gubernur, Wakil Gubernur, DPR Papua Tengah, MRP, dan seluruh OPD atas dukungan terhadap kegiatan gereja.

 

“Pemerintah provinsi selalu membantu kegiatan gereja di tingkat daerah maupun klasis, baik melalui dana maupun fasilitas. Saya sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR Papua Tengah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan daerah dan OPD, sehingga panitia dan pemuda dapat melaksanakan kegiatan dengan aman, tertib, dan positif,” tambahnya.

 

Ia berharap Gereja GIDI terus bertumbuh dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan manusia Papua.

 

“Saya berharap GIDI dan seluruh jemaat, khususnya Badan Pekerja Klasis Teluk Kimi, terus bertumbuh dalam iman dan pelayanan serta memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Tanah Papua,” tutupnya.

 

Perayaan HUT GIDI ke-63 di Gereja Pison Kimi dihadiri oleh pimpinan gereja, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, serta jemaat dari berbagai wilayah di Klasis Teluk Kimi. Kegiatan berlangsung dalam suasana ibadah syukur, pujian rohani, dan refleksi perjalanan pelayanan gereja selama 63 tahun di Tanah Papua.

Berita Terkait

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Gubernur Wakil Pempus di Daerah, ada Aturan Mainnya, Jangan Serang Meluluh.
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Berita ini 27 kali dibaca
Tag :

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:23

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:48

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05

Sebuah video Beredar ,Mengaku Bertanggung Jawab atas Penembakan pilot dan Pesawat.

Berita Terbaru