Masyarakat Wapoga Geram! Pertambangan Diduga Dikelola Forestek Dituding Bikin Sengsara dan Rusak Lingkungan

- Penulis

Senin, 3 November 2025 - 03:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAPOGA PAPUA papedanews.com Suhu ketegangan di wilayah Wapoga, Kabupaten Waropen, kian memanas. Aktivitas pertambangan yang diduga dikelola oleh perusahaan bernama Forestek menuai protes keras dari warga setempat. Mereka menilai, keberadaan tambang tersebut bukan membawa kesejahteraan, melainkan menambah penderitaan dan merusak lingkungan.

Salah satu warga setempat berinisial LI dengan tegas menyuarakan kekecewaannya terhadap perusahaan yang dinilai tertutup dan tidak berpihak pada masyarakat lokal.

“Kami selaku masyarakat tidak melihat adanya perubahan hidup yang lebih baik, justru kami semakin menderita sejak adanya pertambangan yang dikelola oleh Forestek,” ungkapnya

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurutnya, sejak aktivitas tambang itu berjalan, lalu-lalang dump truk dan suara bising alat berat menjadi pemandangan sehari-hari di area tersebut. Bahkan, alat berat yang berjumlah lebih dari satu unit disebut telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang cukup parah.

Baca Juga:  Polres nabire ungkap kasus pencurian motor, Empat pelaku di Ringkus lima belas motor Di Amankan

 

“Mereka datang hanya untuk memperkaya diri dan merusak alam kami, tanpa sedikit pun peduli dengan kesenjangan hidup masyarakat sekitar,” tambah LI.

 

Nada serupa juga datang dari warga lain berinisial GI Ia mempertanyakan legalitas aktivitas tambang tersebut.

 

“Kami ingin tahu, apakah perusahaan Forestek ini sudah mengantongi izin resmi atau belum. Kami curiga ada oknum aparat atau pejabat yang membekingi kegiatan ini,” tegas IR.

 

Warga mendesak Polres Waropen, Polda Papua, hingga Kejati Papua agar segera turun tangan dan menindaklanjuti dugaan praktik tambang yang dinilai mencurigakan ini.

 

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan serta instansi terkait guna mendapatkan keterangan lebih lanjut.

Berita Terkait

Sekretaris Komisi B DPRK Intan Jaya, Aljono Bagau, A.Md.Sos Tegaskan Mekanisme Pengisian Jabatan Kepala Desa Harus Sesuai Peraturan Perundang-Undangan
Lomba Pandai 2026 Resmi Dibuka, DPW Papua Tengah Dukung Penuh Cerdas Cermat Pelajar Muslim di Nabire
Perantau Jangan Hanya Datang Mencari Nafkah, Tapi Juga Harus Peduli dan Terdata
Musda Berlangsung Damai, DPW Papua Tengah Resmi Ajukan Nama Calon Ketua DPD ke Pusat
DPW PAN Papua Tengah Siap Ikuti Keputusan DPP dan Fokus Hadapi Pemilu 2029
Politisi PAN Papua Tengah Tegaskan: Jangan Mengatasnamakan Partai Pengusung untuk Kritik Pemerintah
Sony Bekies: Selesaikan Internal Partai dulu Sebelum Kritik Pemerintah
PCNU Nabire Gelar Safari Ramadhan, Perkuat persatuan dan mempererat ukhuwah Islamiyah
Berita ini 235 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:33

Sekretaris Komisi B DPRK Intan Jaya, Aljono Bagau, A.Md.Sos Tegaskan Mekanisme Pengisian Jabatan Kepala Desa Harus Sesuai Peraturan Perundang-Undangan

Selasa, 3 Maret 2026 - 05:50

Lomba Pandai 2026 Resmi Dibuka, DPW Papua Tengah Dukung Penuh Cerdas Cermat Pelajar Muslim di Nabire

Selasa, 3 Maret 2026 - 03:50

Safari Ramadhan PCNU Nabire di Makimi, Serukan Penguatan Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 1 Maret 2026 - 10:28

Perantau Jangan Hanya Datang Mencari Nafkah, Tapi Juga Harus Peduli dan Terdata

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:34

Musda Berlangsung Damai, DPW Papua Tengah Resmi Ajukan Nama Calon Ketua DPD ke Pusat

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:34

PAN’DAI 2026 Digelar 3 Maret, Ketua DPW PAN Papua Tengah Tegaskan Komitmen Cerdaskan Generasi dan Hormati Suci Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 00:45

Politisi PAN Papua Tengah Tegaskan: Jangan Mengatasnamakan Partai Pengusung untuk Kritik Pemerintah

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:18

Sony Bekies: Selesaikan Internal Partai dulu Sebelum Kritik Pemerintah

Berita Terbaru