DPW PAN Papua Tengah Apresiasi Komarudin Watubun: Teladan Politik Putra Papua di Kancah Nasional.

- Penulis

Minggu, 3 Agustus 2025 - 12:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Setiap perjalanan politik adalah bagian dari kisah membangun peradaban bangsa. Semangat itulah yang mengiringi ucapan selamat dari Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Provinsi Papua Tengah kepada Komarudin Watubun, yang baru saja dilantik sebagai Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan periode 2025–2030 oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, dalam Kongres ke-6 PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Sabtu (2/8/2025).

 

Setidaknya, ada 37 nama pengurus pusat PDIP yang diumumkan dalam pelantikan tersebut, salah satunya adalah Komarudin Watubun, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kami sebagai Ketua DPW PAN Provinsi Papua Tengah sekaligus sebagai Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah dan Aner Maisi sebagai Sekretaris DPW PAN sekaligus Bupati Intan Jaya, sangat bangga dan mengucapkan selamat atas terpilihnya Pak Komarudin Watubun. Ini adalah tonggak penting bagi putra Papua dalam perpolitikan nasional,” ujar Ketua DPW PAN Papua Tengah, (3/8/2025).

 

Deinas Geley menilai, keberhasilan Komarudin Watubun menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, komitmen, dan integritas dalam berpolitik tetap mendapat tempat terhormat. Ia juga mengajak seluruh pengurus partai politik di Papua Tengah untuk meneladani perjalanan politik Watubun.

“Kami juga mengapresiasi kepada Komarudin, sebab beliau adalah politikus dari Papua induk, memulai karirnya sebagai anggota DPRK Kota Jayapura, DPR Papua hingga DPR RI. Jadi saya selaku ketua DPW PAN mengapresiasi setinggi-tingginya,” katanya.

Baca Juga:  Ketua PCNU Nabire: Ormas Islam Dukung Penuh Pencabutan Peredaran Miras di Papua Tengah

Lebih lanjut, ia mengajak generasi muda dan kader partai untuk belajar dari tokoh-tokoh senior yang telah memberi kontribusi nyata.

“Kita harus belajar dari senior politik yang sudah membangun tanah Papua, kita ambil hikmahnya, cara berpolitik yang baik kita tiru dan kita kaderkan kepada generasi berikut,” ucapnya.

Geley juga menegaskan pentingnya menjaga etika antar partai di Papua Tengah.

“Tidak boleh saling menghujat, tidak boleh saling menjatuhkan, tidak boleh balas dendam antara kita, tetapi mari kita jadi satu, partai politik untuk membangun Provinsi Papua Tengah ini dan delapan kabupaten, serta membangun bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai bersama ini,” ujarnya.

Ia menyatakan bahwa meski partai memiliki warna berbeda, namun tujuannya tetap sama untuk membangun masyarakat dan negara.

“Partai politik boleh warna warni tapi tujuannya satu, untuk membangun bangsa, lebih khususnya di Provinsi Papua Tengah,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Denias Geley kembali mengajak seluruh komponen politik untuk melihat politik sebagai sarana memperbaiki masa depan, bukan ajang perpecahan.

“Sebab pengalaman adalah guru terbaik untuk membangun masa depan. Mari kita singkirkan politik negatif, kita majukan politik yang membangun dan mencerahkan. Dengan semangat kebersamaan, mari kita bergandengan tangan demi Papua Tengah yang lebih kuat, bermartabat, dan sejahtera,” pungkasnya.

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 173 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru