DIDUGA MENDISKRIMINASI DIFABEL! Ketua RT di Sondakan, Laweyan, Bikin Heboh dengan Memersulit Kegiatan Difabel!

- Penulis

Senin, 24 Februari 2025 - 11:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papedanews.com-
Solo- Jawa Tengah.Seorang Ketua RT di daerah Sondakan, Laweyan, menjadi sorotan setelah *diduga* melakukan tindakan diskriminasi terhadap kaum difabel di lingkungannya. Bagaimana tidak, sang Ketua RT ini sengaja memersulit proses perpanjangan izin domisili yayasan yang menaungi para difabel tersebut. Padahal,

keberadaan yayasan ini sudah jelas memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Yayasan Peduli Difabel Papua
Cabang Kota Surakarta yg beralamat di jl madubronto sondakan laweyan surakarta jawa tengah.

Membuka Sanggar Difabel utk mengembangkan bakat&talenta difabel dan anak berkebutuhan khusus juga membuka Difabel Cafe utk membuka lapangan kerja bagi kaum difabel yg artinya mengurangi pengangguran dan meningkatkan taraf hidup difabel

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang bikin geram, kaum difabel di yayasan ini bukanlah orang sembarangan. Mereka adalah para pejuang tangguh yang telah mengharumkan nama kota dan bangsa di berbagai ajang lokal maupun nasional! Prestasi mereka tak bisa dipandang sebelah mata, tapi justru dihargai dengan *dipersulit* oleh oknum yang seharusnya melindungi hak-hak mereka.

Baca Juga:  Diben Elaby Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2569 BE/2025: Mari Terangi Hati dengan Cahaya Kebaikan

Masyarakat pun geram dan bertanya-tanya: *Apa motif di balik tindakan ini?* Apakah ada kepentingan pribadi yang ingin menggeser keberadaan yayasan tersebut? Ataukah ini bentuk ketidaktahuan dan ketidakpedulian terhadap hak-hak difabel?

Yang jelas, tindakan ini *tidak bisa dibiarkan!* Kaum difabel adalah bagian penting dari masyarakat yang berhak mendapatkan kesempatan dan perlakuan yang adil. Mereka sudah membuktikan diri dengan prestasi gemilang, dan sudah seharusnya mereka didukung, bukan *dipersulit*!

Mari kita suarakan keadilan untuk kaum difabel! Jangan biarkan diskriminasi merajalela di lingkungan kita. **#StopDiskriminasiDifabel #DukungKaumDifabel #KeadilanUntukSemua**
( papedanews )

Berita Terkait

Wagub Sidak Rusun ASN Papua Tengah: 210 Tukang Siap, Material Jangan Sampai Jadi Penghambat”
Anak Asli Makimi Protes Narasi “Masyarakat Lapar” dalam Demo di DPRK Nabire
Gubernur Meki Nawipa Mulai Kunker Ketiga ke Intan Jaya, Pastikan Pendidikan dan Infrastruktur Jadi Prioritas
Lantik Lima Pejabat, Gubernur Meki Nawipa Tekankan: Jangan Berhenti di Seremoni, Buktikan Kinerja untuk Rakyat
Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”
Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH
Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 10:35

Wagub Sidak Rusun ASN Papua Tengah: 210 Tukang Siap, Material Jangan Sampai Jadi Penghambat”

Sabtu, 19 September 2026 - 06:40

Anak Asli Makimi Protes Narasi “Masyarakat Lapar” dalam Demo di DPRK Nabire

Selasa, 15 September 2026 - 10:12

Gubernur Meki Nawipa Mulai Kunker Ketiga ke Intan Jaya, Pastikan Pendidikan dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Senin, 14 September 2026 - 08:34

Lantik Lima Pejabat, Gubernur Meki Nawipa Tekankan: Jangan Berhenti di Seremoni, Buktikan Kinerja untuk Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 15:58

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”

Rabu, 9 September 2026 - 03:57

Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH

Selasa, 8 September 2026 - 02:49

Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 10:21

Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas

Berita Terbaru