Polda Papua Tengah Amankan Anak Perempuan di bawah umur, di lokalisasi samabusa

- Penulis

Selasa, 30 Desember 2025 - 07:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Papua Tengah melakukan upaya pencarian dan pengamanan terhadap seorang anak perempuan di bawah umur yang diduga menjadi korban dalam kasus prostitusi yang mengandung unsur pidana.

 

Saat di konfirmasi awak media papedanews Kanit Renakta Subdit IV Ditreskrimum Polda Papua Tengah Iptu Irene Rumaropen, S.Tr.K., S.I.K, menjelaskan bahwa proses pencarian dilakukan oleh penyidik selama dua hari hingga akhirnya, anak tersebut berhasil ditemukan dan diamankan pada malam hari. Pengamanan dilakukan sebagai langkah awal perlindungan terhadap anak yang bersangkutan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam penanganan ini, Polda Papua Tengah berperan membantu proses pengamanan anak, pengambilan keterangan, serta pemeriksaan terhadap seluruh saksi dan pihak-pihak yang terkait. Seluruh hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Polrestabes Makassar sebagai pihak yang menangani proses hukum utama.

Baca Juga:  Tak butuh waktu lama , polres nabire berhasil ungkap kasus curanmor

 

Iptu Irene Rumaropen menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Polrestabes Makassar, Unit PPA Sulawesi Selatan, serta instansi terkait di wilayah Papua Tengah.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, anak tersebut diketahui dalam kondisi hamil lima bulan, sehingga langkah prioritas yang diambil adalah memulangkan korban ke daerah asal demi kepentingan terbaik bagi anak.

 

Lebih lanjut , Kanit Renakta Subdit IV Ditreskrimum Polda Papua Tengah menegaskan Terkait penanganan terhadap terduga pelaku, bahwa tindak lanjut hukum sepenuhnya menjadi kewenangan Polrestabes Makassar. Proses hukum tetap akan dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan, mengingat perkara ini melibatkan anak di bawah umur.

 

Saat ini, fokus utama aparat adalah memastikan keselamatan perlindungan anak . Polda Papua Tengah juga membuka ruang koordinasi lanjutan dengan media untuk peliputan serta transparansi publik

Berita Terkait

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.
Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai
Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua
Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!
Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah
Kerusuhan di Stadion Papua Bangkit, Puluhan Kendaraan dan HP Anggota Polisi Dilaporkan Hilang dan Terbakar
Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal
Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire
Berita ini 443 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Senin, 18 Mei 2026 - 18:59

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:20

Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36

Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:56

Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:50

Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal

Senin, 4 Mei 2026 - 13:47

Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire

Kamis, 30 April 2026 - 01:49

DPRK Nabire Gelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Penertiban Togel dan Miras, Tokoh Adat hingga Gereja Desak Penindakan Tegas

Berita Terbaru