KM Sinabung Kelebihan Penumpang, Penumpang Terpaksa Tidur di Lorong Kapal

- Penulis

Jumat, 14 Februari 2025 - 05:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papedanews.com-
Kapal Motor (KM) Sinabung yang berlayar dari Bitung menuju Ternate mengalami kelebihan penumpang, menyebabkan banyak penumpang terpaksa tidur di lorong dan teras kapal dengan hanya beralaskan tikar. Kondisi ini menimbulkan ketidaknyamanan dan kekhawatiran terkait keselamatan selama perjalanan,13 Februari 2025.

Salah satu penumpang, Dewi, mengungkapkan keheranannya terkait kondisi ini. “Saya bingung dengan situasi ini. Setahu saya, setiap tempat tidur di kapal seharusnya memiliki tiket tersendiri. Tapi kenyataannya, banyak orang tidur di tempat yang seharusnya menjadi jalur lalu-lalang penumpang,” keluhnya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Opick, seorang penumpang tujuan Manokwari. Ia merasa perjalanan menjadi tidak nyaman akibat kondisi kapal yang terlalu padat. “Seharusnya ada pengawasan lebih ketat terkait jumlah penumpang, agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” ujarnya.

Pihak kapal telah berusaha mengatur penumpang sebaik mungkin, namun kelebihan kapasitas tetap menjadi tantangan. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola kapal terkait penyebab kelebihan penumpang ini, apakah karena lonjakan penumpang di luar perkiraan atau adanya kelonggaran dalam sistem tiket.

Diharapkan pihak terkait, baik pengelola kapal maupun otoritas pelayaran, dapat segera mencari solusi untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh penumpang. Kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan ketat terhadap kapasitas angkutan laut, demi menghindari risiko yang tidak diinginkan selama perjalanan.
( papedanews )

Berita Terkait

DINKES PROVINSI PAPUA TENGAH GELAR WORKSHOP PENINGKATAN MUTU PELAYANAN RUMAH SAKIT DAN OPTIMALISASI PELAPORAN ONLINE TAHUN 2026
Kapolsek Nabire Barat Klarifikasi, Kendaraan Bermuatan Kayu Bukan Ditahan Polsek
Dugaan Pengiriman Kayu Merbau di Pelabuhan Samabusa Disorot, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?
Papua Reggae Festival Jadi Momentum Kebangkitan UMKM, Alexander Gobai Dorong Produk Lokal Papua Tengah
Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:50

DINKES PROVINSI PAPUA TENGAH GELAR WORKSHOP PENINGKATAN MUTU PELAYANAN RUMAH SAKIT DAN OPTIMALISASI PELAPORAN ONLINE TAHUN 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:32

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:32

Kapolsek Nabire Barat Klarifikasi, Kendaraan Bermuatan Kayu Bukan Ditahan Polsek

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:56

Dugaan Pengiriman Kayu Merbau di Pelabuhan Samabusa Disorot, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:13

Papua Reggae Festival Jadi Momentum Kebangkitan UMKM, Alexander Gobai Dorong Produk Lokal Papua Tengah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Berita Terbaru

Screenshot

Berita

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:32