NABIRE PAPUA TENGAH PAPEDANEWS.COM Papua Reggae Festival dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai Jumat, 16 Oktober hingga Sabtu, 17 Oktober 2026. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Papua Tengah karena dinilai tidak hanya menjadi ruang ekspresi seni dan musik bagi generasi muda Papua, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ketua Kadin Papua tengah Alexander Gobai, S.E., menyampaikan bahwa Papua Reggae Festival harus dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkenalkan potensi lokal, mengembangkan kreativitas generasi muda, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha lokal.
Menurutnya, festival musik dan budaya tidak semestinya hanya dipandang sebagai hiburan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang strategis untuk mempertemukan kreativitas, kebudayaan, dan peluang usaha yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui momentum festival ini, kita berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan kesempatan untuk menampilkan dan memasarkan produk unggulan mereka. Dengan begitu, kegiatan budaya tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” demikian inti pesan yang disampaikan Alexander dalam rekaman keterangannya.
UMKM Harus Mendapat Ruang dan Kesempatan
Alexander menilai keterlibatan UMKM dalam Papua Reggae Festival menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan penyelenggara. Kehadiran pelaku usaha lokal melalui stan kuliner, kerajinan tangan, produk kreatif, dan berbagai hasil produksi masyarakat dapat memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan festival.
Menurutnya, keramaian pengunjung merupakan peluang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, menjangkau konsumen baru, serta membangun jaringan pemasaran yang lebih luas.
Produk lokal Papua Tengah, kata dia, memiliki potensi untuk terus dikembangkan melalui promosi yang tepat, peningkatan kualitas, dan inovasi yang mengikuti kebutuhan pasar.
Berbagai produk khas daerah, termasuk kuliner lokal dan kerajinan tradisional seperti noken, juga berpeluang menarik perhatian pengunjung. Produk-produk tersebut tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi turut membawa identitas, kreativitas, dan kekayaan budaya masyarakat Papua.
Karena itu, Alexander berharap pelaku UMKM diberikan kesempatan yang memadai untuk berpartisipasi sehingga manfaat festival dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas.
Ia juga menekankan bahwa pemberdayaan UMKM tidak boleh berhenti ketika festival selesai. Diperlukan dukungan berkelanjutan berupa pendampingan usaha, peningkatan kualitas produk, akses permodalan yang sesuai, serta perluasan jaringan pemasaran agar usaha masyarakat dapat berkembang dalam jangka panjang.
Papua Reggae Festival Jadi Wadah Kreativitas Generasi Muda
Selain mendorong pergerakan ekonomi, Papua Reggae Festival juga diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan kreativitas di bidang musik serta seni budaya.
Berdasarkan keterangan dalam rekaman, puluhan grup musik direncanakan tampil dengan karakter, gaya, dan aransemen masing-masing. Kehadiran para musisi tersebut diharapkan dapat memperkaya warna musik Papua sekaligus memberikan ruang bagi talenta lokal untuk berkembang.
Alexander berharap kegiatan tersebut dapat mendorong generasi muda agar terus berkarya, membangun kepercayaan diri, serta menjadikan seni sebagai sarana menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat.
Festival musik juga dapat menjadi ruang pertemuan berbagai komunitas untuk memperkuat kebersamaan dan memperkenalkan kekayaan budaya Papua kepada khalayak yang lebih luas.
Dengan demikian, generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mengambil bagian aktif dalam menjaga, mengembangkan, dan memperkenalkan seni budaya daerah kepada generasi berikutnya.
Seni, Budaya, dan Ekonomi Kreatif Harus Berjalan Bersama
Alexander Gobai menekankan pentingnya membangun keterkaitan antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi masyarakat. Menurutnya, kegiatan budaya akan memiliki manfaat yang lebih luas apabila membuka ruang partisipasi bagi pelaku usaha, komunitas seni, dan masyarakat setempat.
Melalui kolaborasi tersebut, musisi memperoleh kesempatan untuk tampil, pelaku UMKM memiliki ruang untuk memasarkan produk, sedangkan masyarakat dapat menikmati pertunjukan sekaligus mengenal potensi ekonomi dan kebudayaan daerah.
Sinergi antara penyelenggara festival, pemerintah, organisasi pengusaha, komunitas seni, dan pelaku UMKM diperlukan agar kegiatan semacam ini dapat memberikan manfaat yang lebih nyata.
Papua Tengah memiliki berbagai potensi lokal yang dapat diperkenalkan melalui pertunjukan musik, pameran produk unggulan, promosi kuliner, kerajinan tangan, dan berbagai kegiatan ekonomi kreatif lainnya.
Apabila dikelola secara terarah, festival budaya dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat identitas daerah sekaligus memperluas kesempatan usaha bagi masyarakat.
Harapan Manfaat Nyata bagi Masyarakat Papua Tengah
Alexander Gobai, S.E., berharap Papua Reggae Festival dapat berlangsung sukses dan memberikan dampak positif bagi seluruh pihak yang terlibat.
Ia mendorong agar pelaksanaan festival tidak hanya berorientasi pada kemeriahan acara, tetapi juga memperhatikan keterlibatan masyarakat lokal serta peluang ekonomi yang dapat dihasilkan.
Bagi pelaku UMKM, kesempatan untuk memperkenalkan produk dan memperoleh pelanggan baru merupakan bagian penting dalam mengembangkan usaha. Sementara bagi generasi muda, festival menjadi ruang untuk menunjukkan kreativitas sekaligus membangun kecintaan terhadap seni dan budaya Papua.
Dukungan terhadap kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara sektor seni, budaya, dan dunia usaha sehingga potensi lokal Papua Tengah semakin dikenal.
Pada akhirnya, Papua Reggae Festival diharapkan bukan sekadar menjadi panggung pertunjukan musik, melainkan juga ruang kolaborasi yang mampu mempertemukan kreativitas generasi muda, kekayaan budaya, dan peluang ekonomi masyarakat.
Alexander mengajak seluruh pihak untuk mendukung kegiatan positif yang mengangkat potensi daerah, sehingga seni, budaya, dan ekonomi kreatif dapat berkembang bersama serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Papua Tengah.



















