NABIRE, PAPUA TENGAH PAPEDANEWS.COM Kapolres Nabire memberikan klarifikasi langsung melalui sambungan telepon kepada awak media papedanews terkait pemberitaan mengenai Petrus Gobay yang disebut dipulangkan dari kantor polisi hanya mengenakan celana dalam.
Kapolres menyampaikan bahwa saat memberikan klarifikasi, dirinya sedang berada di Makassar sehingga belum dapat memberikan penjelasan secara langsung di Nabire. Meski berada di luar kota, ia tetap menyampaikan keterangan kepada awak media dan mempersilakan wartawan untuk mendatangi Polres Nabire guna memperoleh penjelasan lebih lanjut dari Kasat Reskrim maupun Wakapolres.
Dalam keterangannya, Kapolres menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pengecekan internal, penangkapan terhadap Petrus Gobay dilakukan oleh personel Sabhara Polda, bukan oleh personel Polres Nabire.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres mengungkapkan bahwa dua hari sebelumnya, Yohanes Nadi Papua telah mendatangi Polres Nabire untuk meminta penjelasan kepada Kasat Reskrim terkait pemberitaan tersebut. Saat itu, Kasat Reskrim meminta agar Petrus Gobay dihadirkan untuk memberikan klarifikasi langsung mengenai kronologi kejadian.
Menurut Kapolres, dalam proses konfirmasi tersebut turut dipertanyakan keberadaan sepeda motor, dompet, dan pakaian milik Petrus Gobay. Namun, berdasarkan keterangan yang diterima pihak Polres, Petrus Gobay saat itu disebut sedang mengalami demam sehingga belum dapat dihadirkan.
Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa Petrus Gobay diamankan oleh personel Sabhara Polda, kemudian dititipkan di ruang Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polres Nabire pada malam hari dalam kondisi mabuk.
Kapolres menerangkan bahwa sesuai prosedur yang disampaikan pihaknya, orang yang diamankan dalam kondisi mabuk akan diistirahatkan terlebih dahulu hingga sadar sebelum dipulangkan.
Ia juga meluruskan informasi mengenai pakaian yang dikenakan Petrus Gobay saat berada di Polres Nabire.
“Yang kami terima itu hanya mengenakan celana pendek hitam, badan telanjang, bukan celana dalam,” jelas Kapolres melalui sambungan telepon.
Kapolres menambahkan, pihaknya telah meminta agar Petrus Gobay dihadirkan untuk mengonfirmasi langsung persoalan tersebut. Namun, menurut keterangannya, upaya konfirmasi lanjutan belum terlaksana.
Kapolres menegaskan bahwa Polres Nabire berupaya menjalankan tugas secara profesional. Ia juga mempersilakan awak media untuk datang langsung ke Polres Nabire guna memperoleh keterangan lebih lanjut dari Kasat Reskrim maupun Wakapolres.
Sementara itu, persoalan mengenai keberadaan sepeda motor, dompet, dan pakaian yang dipertanyakan masih memerlukan penjelasan lebih lanjut dari Petrus Gobay serta pihak-pihak yang terlibat dalam proses pengamanan.
Redaksi menegaskan bahwa klarifikasi ini merupakan keterangan dari pihak kepolisian. Untuk menjaga prinsip keberimbangan sesuai Kode Etik Jurnalistik, konfirmasi kepada Petrus Gobay, Yohanes Nadi Papua, dan personel Sabhara Polda yang disebut melakukan penangkapan tetap diperlukan agar kronologi peristiwa dapat diberitakan secara utuh, akurat, dan berimbang.



















