Klarifikasi Direktur BLUD RSUD Nabire Terkait Air Yang Tidak Mengalir Ke Ruangan Operasi

- Penulis

Selasa, 14 Januari 2025 - 15:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire,Papua tengah, Papedanews.com-
Beredar screnshoot status salah satu Masyarakat Nabire terkait pasien gagal operasi akibat tidak adanya air bersih yang mengalir ke ruangan operasi , ini tanggapan Direktur BLUD RSUD Nabire , dr. Frans Sayori, M.Kes,14 Januari 2025.

Pertama- tama saya selaku Direktur RSUD Nabire meminta maaf kepada keluarga pasien , serta masyarakat yang telah mengeluh terkait kendala air bersih di RSUD Nabire , Betul memang ada kendala terkait pasokan air bersih yang tidak mengalir ke ruangan operasi ,tapi perlu di ketahui bukan hanya ke ruangan operasi saja tapi hampir ke semua ruangan yang ada di RSUD Nabire , ini di karenakan ada sedikit kerusakan mesin pompa air dan ada beberapa pipah saluran air yang bocor dan rusak , ” jelasnya .

Kami langsung gerak cepat untuk memperbaiki kerusakan mesin tersebut , dan Puji Tuhan dapat di atasi ” , Ujarnya .

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya pun menambahkan , perlu di ketahui bersama selama ini RSUD Nabire menggunakan air sumur dengan air PDAM yang menggunakan sistem buka tutup untuk memenuhi penampungan dan di salurkan ke ruangan ruangan RSUD sebelum adanya penambahan ruangan baru , sehingga divisit air yang mengalir tidak sesuai dengan kebutuhan RSUD Nabire.

Baca Juga:  Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Untuk mengatasi Kendala tersebut RSUD Nabire berkerja sama dengan Dinas PUPR PROVINSI membangun tempat penampungan Air Bersih yang lebih besar Di sudut RSUD Nabire Dengan volume penampungan yang sudah di ukur dan di perhitungkan sesuai dengan kebutuhan RSUD Nabire Serta , Rumah Dinas Pegawai RSUD yang sementara ini di kerjakan dan diperkirakan akan segera rampung dalam waktu dekat .

“Selaku Direktur RSUD Nabire saya meminta maaf atas kendala yang terjadi , segera mungkin kondisi dan keadaan akan cepat kami atasi demi kenyaman Pasien Dan Masyarakat , mengingat RSUD Nabire menjadi salah satu Rumah Sakit Rujukan Di Provinsi Papua Tengah , Tidak lupa juga saya berterima kasih Atas Kritik , Saran , Dan Masukan Masyarakat Nabire yang peduli Terhadap RSUD Nabire , ” Pungkasnya.

Papedanews

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Gubernur Wakil Pempus di Daerah, ada Aturan Mainnya, Jangan Serang Meluluh.
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru