Warga Mendesak Pemerintah Siapkan Bantuan Pangan Hadapi Krisis di Paniai Barat

- Penulis

Senin, 8 September 2025 - 04:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paniai, Papua Tengah papedenews.com Dewan Hukum Adat Paniai Barat bersama warga setempat mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Paniai segera mengambil langkah darurat menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakat yang terdampak bencana longsor dan banjir bandang di wilayah Paniai Barat, Obano.

Musibah alam yang terjadi beberapa waktu terakhir telah menyebabkan jalur transportasi darat Nabire–Paniai lumpuh total. Ditambah dengan intensitas hujan tinggi yang terus-menerus, kondisi ini semakin mempersulit akses ekonomi masyarakat, terutama para petani ubi yang selama ini menjadi penopang utama kebutuhan pangan warga.

“Tanaman ubi sebagai makanan pokok masyarakat kini terancam gagal panen. Jika tidak ada intervensi cepat dari pemerintah, bukan hanya krisis pangan, tapi juga ancaman kelaparan nyata akan dihadapi warga,” ujar Kepala Suku Besar Paniai Barat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dewan Adat menekankan pentingnya pemerintah daerah segera mengalokasikan anggaran khusus untuk pengadaan bahan pangan seperti beras, sagu, dan kebutuhan pokok lainnya. Mereka juga meminta perhatian serius dari dinas-dinas terkait, antara lain Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, Dinas Koperasi, serta BPBD.

 

Selain jalur darat yang sulit diakses, tokoh adat juga mengusulkan agar bantuan dapat dikirimkan melalui jalur udara menggunakan pesawat, mengingat kondisi darurat yang tidak memungkinkan distribusi logistik dengan transportasi darat.

Baca Juga:  Tokoh adat dari wilayah pegunungan, menyampaikan rasa kecewa dan tersinggung atas pernyataan walikota Jayapura

 

“Pengamatan kami menunjukkan jalan darat lumpuh, hujan terus turun, dan ekonomi masyarakat melemah. Karena itu, langkah cepat berupa pengadaan logistik dan penyaluran bantuan lewat udara sangat dibutuhkan,” tegasnya.

 

Tak hanya krisis pangan, masyarakat Paniai Barat juga menyoroti persoalan infrastruktur dasar lain, khususnya listrik. Hingga kini, wilayah mereka masih hidup tanpa jaringan listrik meski sudah puluhan tahun merdeka.

 

“Warga sudah lama hidup tanpa listrik, tetapi pemerintah daerah terkesan santai dan tidak ada keputusan nyata. Kami minta agar Pemda segera turun tangan dan menuntaskan masalah ini, setidaknya membangun jaringan sekitar 10 kilometer dari perbatasan Dogiyai menuju Paniai,” tambah tokoh adat.

Melihat situasi darurat ini, Dewan Hukum Adat Paniai Barat menyerukan agar Pemerintah Kabupaten Paniai dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah segera mengambil langkah cepat, terukur, dan nyata, demi menyelamatkan masyarakat dari ancaman kelaparan, krisis ekonomi, serta keterisolasian akses transportasi dan listrik.

Berita Terkait

Sony Bekies: Selesaikan Internal Partai dulu Sebelum Kritik Pemerintah
PCNU Nabire Gelar Safari Ramadhan, Perkuat persatuan dan mempererat ukhuwah Islamiyah
Tangis Haru Iringi Kepulangan Serda Hamdani ke Tanah Kelahiran, Prajurit Terbaik yang Gugur di Nabire
Mr Lee Warga negara asing biang kerok perusak hutan, pemilik hak Ulayat di bodohi
Ini Tanggapan PT Kristalin Ekalsetari Atas Insiden Penyerangan dan Pembakaran OTK di Pos Palang I
Polres Nabire Evakuasi Korban Penembakan dan Pembakaran Pos di Area PT Kristal, Turunkan 150 Personel Gabungan
Diduga Milik Akang Salang, Satu Unit Excavator Beroperasi Kelola Tambang Emas Ilegal di Km 74 kiri Lokasi Timur
KEPALA SUKU MAJAPAHIT HADIRI SYUKURAN HUT KE-54 KELURAHAN GIRIMULYO
Berita ini 252 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:18

Sony Bekies: Selesaikan Internal Partai dulu Sebelum Kritik Pemerintah

Rabu, 25 Februari 2026 - 04:22

PCNU Nabire Gelar Safari Ramadhan, Perkuat persatuan dan mempererat ukhuwah Islamiyah

Selasa, 24 Februari 2026 - 06:41

Tangis Haru Iringi Kepulangan Serda Hamdani ke Tanah Kelahiran, Prajurit Terbaik yang Gugur di Nabire

Minggu, 22 Februari 2026 - 02:16

Mr Lee Warga negara asing biang kerok perusak hutan, pemilik hak Ulayat di bodohi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:01

Ini Tanggapan PT Kristalin Ekalsetari Atas Insiden Penyerangan dan Pembakaran OTK di Pos Palang I

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:11

Diduga Milik Akang Salang, Satu Unit Excavator Beroperasi Kelola Tambang Emas Ilegal di Km 74 kiri Lokasi Timur

Kamis, 19 Februari 2026 - 03:04

Satu Unit Excavator Milik Grup YNS Melintas Kearah Karadiri, Diduga Kuat Digunakan Untuk Aktivitas Tambang Emas Ilegal

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:13

KEPALA SUKU MAJAPAHIT HADIRI SYUKURAN HUT KE-54 KELURAHAN GIRIMULYO

Berita Terbaru