Warga Madura Galang Dana Untuk Korban Begal Di Jalan Logging PT JDI Kaladiri

- Penulis

Selasa, 8 April 2025 - 03:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papedanews.com-
Nabire- papua tengah
Masyarakat Nabire kini tengah digugah oleh tragedi yang menimpa Mustam Efendi (50), seorang warga yang menjadi korban pembegalan brutal di Jalan Logging kawasan PT JDI, Kaladiri, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire. Akibat kejadian tersebut, Mustam mengalami luka parah, termasuk putusnya tangan, dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Selasa 8 April 2025

Peristiwa tersebut memicu aksi solidaritas dari berbagai kalangan masyarakat. Sejak beberapa hari terakhir, puluhan anak muda dan komunitas ojek di Nabire, termasuk dari komunitas Ojek Madura, terlihat turun ke jalan menggalang dana dan mencari donor darah untuk membantu biaya pengobatan Mustam Efendi.

“Anak-anak sekarang setiap hari berada di perempatan-perempatan kota untuk minta sumbangan. Ada sekitar 25 orang yang turun langsung di lapangan. Hampir semua titik jalan di Nabire sudah dijaga untuk penggalangan dana,” ujar Toji, salah satu kerabat korban.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Toji, Mustam saat ini sangat membutuhkan darah golongan B dan telah dijadwalkan menjalani operasi. Namun, karena keterbatasan stok darah, tindakan medis harus ditunda oleh pihak rumah sakit.

Baca Juga:  Warga Mendesak Pemerintah Siapkan Bantuan Pangan Hadapi Krisis di Paniai Barat

“Beliau membutuhkan dua kali transfusi darah. Kemarin operasi harus ditunda karena darah belum tersedia,” jelasnya.

Toji juga berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah, komunitas ojek, serta masyarakat Nabire secara umum untuk meringankan beban keluarga korban.

“Kami sangat berharap ada bantuan dari semua pihak, agar Mustam Efendi bisa segera menjalani operasi dan sembuh total,” tuturnya.

Toji sendiri mengaku pernah menjadi korban tindak kriminal serupa. Pada 29 Maret 2025 lalu, ia dijegat oleh enam orang bersenjata tajam saat pulang mengantar penumpang di daerah Irigasi. Dalam kejadian itu, motornya dirampas meski ia berhasil menyelamatkan diri.

Kasus ini menjadi peringatan serius akan meningkatnya aksi kriminalitas di wilayah-wilayah tertentu di Nabire, terutama di jalur-jalur sunyi seperti kawasan logging dan daerah pinggiran. Masyarakat berharap aparat keamanan dapat meningkatkan patroli dan pengawasan, serta memastikan pelaku ditindak sesuai hukum yang berlaku.
( papedanews )

Berita Terkait

Alumni Darul Fikri dan OSIS SMA Almadina Nabire Berbagi 200 Takjil di Masjid Agung Al-Falah
Ini wajah Mr Lee biang kerok perusak hutan negara asing , pemilik Ulayat dijadikan tumbal atau TAMENG
李先生:外国公民才是森林破坏的罪魁祸首,传统权利的拥有者被蒙蔽了。
Safari Ramadhan PCNU Nabire di Makimi, Serukan Penguatan Ukhuwah Islamiyah
Perantau Jangan Hanya Datang Mencari Nafkah, Tapi Juga Harus Peduli dan Terdata
Musda Berlangsung Damai, DPW Papua Tengah Resmi Ajukan Nama Calon Ketua DPD ke Pusat
DPW PAN Papua Tengah Siap Ikuti Keputusan DPP dan Fokus Hadapi Pemilu 2029
Sony Bekies: Selesaikan Internal Partai dulu Sebelum Kritik Pemerintah
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:44

Alumni Darul Fikri dan OSIS SMA Almadina Nabire Berbagi 200 Takjil di Masjid Agung Al-Falah

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:01

Ini wajah Mr Lee biang kerok perusak hutan negara asing , pemilik Ulayat dijadikan tumbal atau TAMENG

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:22

李先生:外国公民才是森林破坏的罪魁祸首,传统权利的拥有者被蒙蔽了。

Minggu, 1 Maret 2026 - 10:28

Perantau Jangan Hanya Datang Mencari Nafkah, Tapi Juga Harus Peduli dan Terdata

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:34

Musda Berlangsung Damai, DPW Papua Tengah Resmi Ajukan Nama Calon Ketua DPD ke Pusat

Sabtu, 28 Februari 2026 - 04:01

DPW PAN Papua Tengah Siap Ikuti Keputusan DPP dan Fokus Hadapi Pemilu 2029

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:34

PAN’DAI 2026 Digelar 3 Maret, Ketua DPW PAN Papua Tengah Tegaskan Komitmen Cerdaskan Generasi dan Hormati Suci Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 00:45

Politisi PAN Papua Tengah Tegaskan: Jangan Mengatasnamakan Partai Pengusung untuk Kritik Pemerintah

Berita Terbaru