Wakil Ketua III DPRP Tinjau Lokasi Banjir di Kali Wanggar, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

- Penulis

Rabu, 7 Mei 2025 - 10:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Bekies Sony Kogoya, S.Km., M.Kp., bersama anggota DPRP Nekiron wonda, turun langsung meninjau lokasi bencana banjir di wilayah Kali Wanggar, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, pada Senin (6/5). Dalam kunjungan tersebut, mereka menyalurkan bantuan bahan pokok bagi warga terdampak banjir yang mayoritas berasal dari Kabupaten Puncak Jaya dan telah lama bermukim di kawasan tersebut.

Musibah banjir besar yang terjadi baru-baru ini menyebabkan kerusakan parah, termasuk hanyutnya tanaman dan ternak milik warga. Sebelumnya, masyarakat telah menyampaikan aspirasi mereka dengan mendatangi Kantor DPRP Papua Tengah menggunakan kendaraan truk, memohon perhatian serius dari pemerintah terhadap bencana yang kerap mereka alami setiap tahun.

“Mereka datang membawa aspirasi secara langsung. Kami di DPRP menerima dan menindaklanjuti secara serius karena ini soal kemanusiaan. Banyak dari mereka kehilangan segalanya dan saat ini sedang kelaparan,” ujar Bekies Sony Kogoya di lokasi.

Baca Juga:  Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bekies Sonny Kogoya ,Soroti Dinamika Politik di Puncak Jaya: Upaya Menjaga Stabilitas dan Keamanan

Sebagai bentuk kepedulian, DPRP menyalurkan bantuan darurat berupa :

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

1 ton beras

50 karton mie instan

3 karung gula pasir

Kopi, air minum, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya

Bantuan tersebut disalurkan langsung ke rumah-rumah warga terdampak. Bekies menegaskan pentingnya pendataan yang menyeluruh dan adil agar seluruh masyarakat terdampak menerima bantuan secara merata.

“Ada laporan bahwa beberapa kampung dilewati begitu saja, sementara masyarakat di sana sangat membutuhkan. Cara ini tidak boleh terjadi lagi. Bantuan harus tepat sasaran dan merata,” tegasnya.

Sony Kogoya juga menyampaikan bahwa DPRP telah menampung aspirasi warga dan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Nabire serta Pemerintah Provinsi Papua Tengah agar segera menetapkan status tanggap darurat sebagai dasar penanganan resmi.

“Kami di DPRP akan terus memantau perkembangan dan memastikan pemerintah bergerak cepat. Status tanggap darurat penting agar langkah-langkah lanjutan bisa diambil dengan dasar hukum yang jelas,” tambahnya.

Ia menutup pernyataannya dengan mengimbau Pemerintah Kabupaten Nabire agar bersikap adil dan tanggap terhadap seluruh warganya, khususnya yang berada di daerah-daerah rawan bencana seperti Wanggar.

“Warga dari Wami hingga Lagari adalah bagian dari Kabupaten Nabire. Pemerintah daerah harus hadir dan bertindak cepat tanpa tebang pilih. Ini soal nyawa dan kelangsungan hidup masyarakat,” pungkasnya.

 

 

M irpan

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 135 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru