Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Desak Penuntasan Kasus Dana RSUD Nabire : “Ini Masalah Kemanusiaan”

- Penulis

Rabu, 14 Mei 2025 - 15:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Tengah, Bekies Sony Kogoya, S.KM., M.KP., mendesak penegakan hukum secara transparan dan profesional dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana insentif tenaga kesehatan di RSUD Nabire. Dalam pernyataannya, Kogoya menegaskan pentingnya penyelesaian kasus ini demi menjamin pelayanan kesehatan dan rasa keadilan bagi tenaga medis.

Menurut Bekies Sony , para tenaga kesehatan, termasuk perawat dan dokter, telah dua kali menggelar aksi demonstrasi di Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire sebagai bentuk protes atas belum dibayarkannya hak-hak mereka sejak tahun 2024. Ia menilai kasus ini sudah terang-benderang dan tidak bisa lagi ditutup-tutupi.

“Saya mantan perawat yang pernah bekerja tiga tahun di rumah sakit. Apa yang mereka rasakan, saya juga ikut merasakan. Ini bukan hanya soal dana, ini soal nyawa, keselamatan, dan kemanusiaan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Kogoya menyoroti bahwa berdasarkan informasi yang diterima, anggaran untuk pembayaran insentif tenaga kesehatan telah dicairkan oleh Pemerintah Kabupaten. Namun hingga kini, hak-hak tenaga medis belum juga dibayarkan, dan tidak ada kejelasan ke mana dana tersebut digunakan.

Baca Juga:  Ketua BK DPR Papua Tengah Apresiasi Langkah Bupati Paniai dan Bupati Deiyai Hadirkan BBM Melalui Jalur Udara

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap Kejari Nabire yang sudah menerima laporan dan tengah mendalami kasus tersebut melalui tim Asisten Intelijen dan Asisten Pidana Khusus. Meski begitu, Kogoya menegaskan bahwa DPRP Papua Tengah akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Kalau Kejari tidak menetapkan tersangka atau menyelesaikan kasus ini, kami akan bawa ke Kejati, ke jagung bahkan ke KPK. Tidak boleh main-main. Ini masalah kesehatan, ini masalah rakyat,” tegasnya.

Sony juga mendesak Inspektorat dan Bupati Nabire untuk bersikap terbuka dan bertanggung jawab atas dugaan penyelewengan ini. Ia memperingatkan agar masalah ini tidak dianggap remeh karena menyangkut kredibilitas layanan kesehatan dan kepercayaan publik.

“Kami tidak bicara soal suku. Ini tentang semua masyarakat Papua Tengah, Nabire sebagai kota majemuk. Semua suku yang tinggal di sini berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” ujarnya.

Ia menutup pernyataannya dengan harapan besar agar kejaksaan benar-benar menegakkan keadilan dan memberikan kepastian hukum demi kebaikan masyarakat dan profesionalisme dunia kesehatan di Papua Tengah.

 

 

Papedanews

Berita Terkait

Kepala Suku Besar Dani Puncak Himbau Masyarakat Jaga Keamanan di Pasar Tradisional Ilaga
PEMBERIAN BANTUAN ALKON DARI PEMERINTAH PUSAT KEPADA TOWENGGEN MURIB, KEPALA SUKU DANI PUNCAK DI KAMPUNG LANI DISTRIK TELUK KIMI
Pleno XIX Dewan Adat se-Tanah Papua: Tegas Tolak PSN dan Pendekatan Militerisme di Tanah Papua
DI WAROPEN !! Gubernur Papua Terima Dokumen Perizinan Koperasi didat merah putih
Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.
Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai
Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua
Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!
Berita ini 429 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:38

Kepala Suku Besar Dani Puncak Himbau Masyarakat Jaga Keamanan di Pasar Tradisional Ilaga

Senin, 25 Mei 2026 - 11:55

PEMBERIAN BANTUAN ALKON DARI PEMERINTAH PUSAT KEPADA TOWENGGEN MURIB, KEPALA SUKU DANI PUNCAK DI KAMPUNG LANI DISTRIK TELUK KIMI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:57

Pleno XIX Dewan Adat se-Tanah Papua: Tegas Tolak PSN dan Pendekatan Militerisme di Tanah Papua

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:31

DI WAROPEN !! Gubernur Papua Terima Dokumen Perizinan Koperasi didat merah putih

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:20

Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36

Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:56

Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah

Berita Terbaru